PEKANBARU –
**Borneonews - Pekanbaru**, Pemerintah Provinsi Riau telah mengimplementasikan sebuah program pemberdayaan ekonomi dengan memberikan bantuan sebanyak 1.000 bibit cabai kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Cemara yang terletak di Jalan Tamrin, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Inisiatif ini ditujukan untuk menambah nilai ekonomi bagi masyarakat setempat. Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau, Zuliana Rahman Hadi, pada hari Rabu melakukan penyerahan secara simbolis bantuan tersebut kepada anggota KWT Cemara. Dalam kesempatan yang sama, Zuliana turut serta melakukan penanaman dua bibit cabai langsung di lokasi yang telah disiapkan. Ia berharap bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. "Saya berharap bibit-bibit ini berkualitas dan dapat bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya sebelum melakukan penanaman bibit cabai ke dalam tanah. Selain menyerahkan dan menanam bibit cabai, Zuliana bersama rombongan TP-PKK Riau juga terlibat dalam kegiatan pemetikan hasil pertanian, termasuk cabai, kangkung, dan daun kemangi. Tanaman-tanaman tersebut merupakan hasil kerja keras KWT Cemara. Zuliana memberikan penghargaan kepada para anggota KWT Cemara, terutama ibu-ibu yang telah menunjukkan produktivitas meskipun di usia lanjut. Ia mengapresiasi kreativitas mereka dalam menciptakan sumber pendapatan bagi diri sendiri dan keluarga. "Saya sangat senang melihat ibu-ibu lansia tetap produktif. Saya ingin hal ini terus berlanjut, di mana mereka bisa mengembangkan kreativitas dan mendapatkan pendapatan untuk diri mereka sendiri," tuturnya. Lebih jauh, Zuliana berharap adanya dukungan dari berbagai pemangku kepentingan dapat mendorong pengembangan lahan untuk kegiatan bercocok tanam seperti ini di setiap kelurahan. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat tambahan bagi penduduk setempat dan masyarakat secara luas. “Ini adalah hal yang sangat baik dan luar biasa. Jika inisiatif seperti ini diterapkan di setiap kelurahan dengan dukungan dari pemangku kepentingan, maka akan menjadi tambahan nilai yang signifikan bagi penduduk dan masyarakat,” pungkasnya. ANTARA