MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, memulai tugasnya dengan fokus pada dua hal utama, yakni pelayanan masyarakat dan menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN). Dengan tegas, Arwin menyampaikan amanahnya untuk memastikan bahwa selama masa jabatannya, pelayanan kepada publik tidak akan terhambat. Dalam sambutannya yang diadakan saat apel pertama di Balai Kota Makassar, Arwin menjelaskan bahwa ia mengambil alih tugas ini dari Moh. Ramdhan Pomanto yang sedang menjalani cuti untuk masa kampanye selama dua bulan. Menurutnya, penting untuk menjaga integritas ASN dan memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik di tengah situasi yang sedang berjalan. Lebih lanjut, Arwin menekankan pentingnya kerja sama dari semua elemen di Pemerintah Kota Makassar. Dia berharap semua pihak mau berkolaborasi untuk menciptakan Makassar yang lebih baik, terutama dalam masa transisi ini. Arwin juga menjabarkan lima tugas utama yang menjadi tanggung jawabnya sebagai Pjs Wali Kota, berdasarkan Peraturan dari Kementerian Dalam Negeri. Tugas pertama yang disorot adalah menjaga stabilitas pemerintahan serta menyelenggarakan pelayanan publik. Komitmennya adalah untuk menjaga ketertiban dan ketentraman, serta memastikan semua aspek pelayanan masyarakat berjalan dengan lancar. "Tugas utama kami adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Pemerintah kota harus mampu memberikan pelayanan yang baik karena kita berhubungan langsung dengan masyarakat. Mari kita bekerja dengan baik sesuai dengan tupoksi masing-masing untuk kepentingan publik," ungkapnya dengan tegas. Tugas kedua yang disebutkan adalah memastikan semua program yang telah direncanakan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Arwin menekankan pentingnya pemantauan dan evaluasi terhadap program-program tersebut, agar dapat memastikan serapan anggaran yang optimal. Selanjutnya, fokus ketiga dari Pjs Wali Kota adalah menjaga netralitas ASN dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang. "Menjaga netralitas ASN adalah tanggung jawab kita semua. Walaupun ada yang cuti untuk kampanye, setiap ASN harus tetap menjalankan tugas dengan baik," ujarnya. Arwin kemudian menyampaikan pentingnya memfasilitasi pelaksanaan Pilkada yang jujur, adil, dan transparan. Dia menegaskan perlunya memastikan proses Pilkada berjalan tanpa ada intervensi yang bisa merusak prinsip-prinsip demokrasi. Tugas kelima yang juga ditekankannya adalah menjalankan pemerintahan berdasarkan peraturan yang berlaku. Setiap keputusan dan tindakan yang diambil harus memiliki landasan hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Di akhir pernyataannya, Arwin mengajak seluruh jajarannya untuk bersinergi dan bekerja sama demi kepentingan masyarakat Kota Makassar. "Saya sangat berharap dukungan dari semua elemen pemerintah kota agar kami dapat melaksanakan tugas ini dengan baik dan kompak. Saya ingin menjadi rekan yang akrab dengan semuanya agar kita dapat menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis," tutupnya. ANTARA