KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Ketua Sementara DPRD Gunung Mas Nomi Aprilia memberikan terhadap adanya dua pasangan calon di pilkada Gunung Mas 2024.

"Sejak terbentuk pada 2002, Gumas telah beberapa kali melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati, dengan peserta tiga paslon atau lebih. Baru di pilkada 2024 ini hanya ada dua paslon," ujar Nomi, Rabu, 25 September 2024.

Dia melanjutkan pelaksanaan pemilihan yang hanya diikuti dua paslon lebih rawan terjadi polarisasi atau keterbelahan di masyarakat, ketimbang pemilihan yang diikuti tiga paslon atau lebih.

Oleh karena itu politisi PDI Perjuangan itu mengajak masyarakat di Gunung Mas menjunjung tinggi kedewasaan untuk menghadapi pilkada 2024, caranya dengan saling menghargai dan menghormati perpedaan pilihan.

Apalagi masing-masing paslon peserta Pilkada Gumas 2024 beserta tim kampanye dan pendukung telah melakukan deklarasi kampanye damai, usai pengundian nomor urut di Kuala Kurun.

"Mari kita jaga kondusifitas menjelang pilkada 2024, perbedaan pilihan itu hal biasa, namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai ini," tukasnya. (RISKA YULYANA/R)