SEMARANG –
**Borneonews - Temanggung**, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, yang terletak di Jawa Tengah, menetapkan target investasi untuk tahun 2024 sebesar Rp2,1 miliar. Target ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merangsang pertumbuhan ekonomi melalui inovasi dan kreativitas. Kepala DPMPTSP Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei, mengungkapkan bahwa pencapaian target investasi tersebut memerlukan strategi yang tepat. Dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), pihaknya berkomitmen untuk terus berusaha menuju pencapaian nilai investasi yang lebih besar, yaitu Rp2 triliun. Dwi Sukarmei menyampaikan hal tersebut setelah menerima penghargaan dari Penjabat Bupati Temanggung, Hery Agung Prabowo. Penghargaan tersebut diterima karena inovasi yang dilakukan, yaitu peningkatan layanan perizinan melalui program yang diberi nama *Jempol Boss*. Program *Jempol Boss* pada dasarnya dirancang untuk mendekati pelaku usaha, bukan sekadar menunggu di kantor. Program ini bertujuan untuk menjangkau perusahaan-perusahaan besar serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dengan membawa sarana dan prasarana yang diperlukan untuk mendukung kegiatan mereka. Lebih lanjut, Dwi menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya bersifat proaktif dalam hal perizinan, tetapi juga menciptakan sinergi antara perusahaan besar dan UMKM. Misalnya, ketika UMKM yang sudah memiliki izin, pihaknya akan mengkoordinasikan peluang kerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar atau toko modern untuk memperluas jaringan pemasaran. Dwi menekankan bahwa program *Jempol Boss* tidak terbatas pada sekadar pengambilalihan perizinan, melainkan juga mengajak perusahaan besar, seperti Alfamart dan Indomart, untuk berperan aktif dalam mempromosikan dan memasarkan produk UMKM yang ada di Kabupaten Temanggung. Target investasi untuk tahun 2023 hanya mencapai Rp1,3 miliar, dan untuk tahun 2024 ini, pihaknya menargetkan peningkatan yang signifikan menjadi Rp2,1 miliar. Dengan langkah-langkah inovatif yang diambil, diharapkan ekonomi di kawasan ini dapat terus tumbuh dan berkembang. ANTARA