PALANGKARAYA –
**Borneonews - Pulang Pisau**, Penjabat Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menekankan pentingnya kolaborasi dari seluruh pihak untuk menciptakan suasana yang aman dan damai menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam pidatonya, Nunu mengajak semua elemen masyarakat untuk saling bergandeng tangan dan berkoordinasi demi memastikan pelaksanaan pilkada yang lancar. Menurut Nunu, perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi hal ini tidak seharusnya merusak kerukunan yang telah terjalin. Dia menyampaikan bahwa deklarasi damai yang baru saja dilaksanakan bertujuan untuk menyamakan pandangan dalam mempersiapkan tahapan pilkada, sehingga diharapkan semua prosedur dapat berjalan tanpa hambatan dan pelanggaran. Nunu berharap deklarasi damai tersebut dapat memberikan pengaruh positif dan berkontribusi dalam menciptakan pilkada yang aman, tertib, dan damai. Hal ini terbukti penting untuk mengatasi serta meminimalisir peluang terjadinya pelanggaran dan kecurangan yang mungkin muncul selama proses berlangsung. Tentu saja, Nunu menyadari bahwa akan ada tantangan dan masalah yang mungkin terjadi, salah satunya adalah pelaksanaan kampanye yang mungkin dilaksanakan di lokasi yang dilarang, serta pemasangan alat peraga yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Oleh karena itu, Nunu mengimbau semua pihak untuk bekerja sama dalam menciptakan pilkada yang aman dan damai. Ia menegaskan pentingnya pencegahan dilakukan sejak dini, dengan membangun koordinasi yang masif. Upaya ini mencakup perumusan serta penyampaian informasi penting mengenai apa yang menjadi kategori pelanggaran dalam deklarasi damai. Tujuannya adalah agar masyarakat, partai politik, dan simpatisan dapat memahami segala hal yang berlaku dan menghindari pelanggaran. Lebih lanjut, Nunu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama setiap tahapan pilkada, termasuk pada saat deklarasi damai yang telah dilakukan sebelumnya. Ia meminta kepada semua untuk tidak terpecah belah dan tetap bersatu demi menjaga Kabupaten Pulang Pisau agar tetap aman dan nyaman selama proses pemilihan, dari tahap awal hingga pilkada selesai. “Kita perlu memperkuat tekad bersama untuk menyelenggarakan pilkada yang berkualitas, bermarwah, dan bermartabat,” pungkas Nunu Andriani. ANTARA