MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Muhammad Zamroni memberikan dorongan dan motivasi kepada anggota TNI Kodim 620 Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat untuk terus menjaga profesionalisme serta kode etik dalam setiap pelaksanaan tugas yang diemban. Dalam kunjungannya ke Pulau Lombok, yang berlangsung pada hari Rabu, Pangdam menyatakan pentingnya seluruh prajurit untuk tetap mengedepankan sikap profesional dan mematuhi kode etik. "Prajurit teritorial mesti bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya. Salah satu fokus dari kunjungan kerja itu adalah meninjau Makodim 1620/Lombok Tengah. Tujuannya adalah untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara satuan atas dan bawah, sehingga dukungan terhadap keamanan dan stabilitas di area tersebut dapat ditingkatkan. Menurut Pangdam, peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sangat vital dalam menciptakan citra positif bagi TNI sebagai institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat. "Babinsa adalah ujung tombak yang membuat citra TNI sebagai institusi yang paling dipercaya, harus selalu berbuat yang terbaik dan ikhlas," ujarnya. Di kesempatan yang sama, Pangdam juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras seluruh prajurit, khususnya Babinsa yang dengan penuh dedikasi terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam pengabdiannya terhadap bangsa dan negara. "Pesan saya, di sini adalah rumahmu, tempat tinggalmu, di situlah berbakti, dengan cara mengajari rakyat tentang pertanian, beternak, dan menjaga keamanan masyarakat," lanjutnya. Selama kunjungan, Pangdam IX/Udayana juga mengadakan pertemuan dan tatap muka dengan semua anggota, baik prajurit maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kodim 1620. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu yang berkaitan dengan kehadiran prajurit dan Babinsa di wilayah binaan mereka. “Saya berharap silaturahmi ini dapat memperkuat hubungan, sehingga dapat lebih efektif dalam menjalankan tugas-tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lombok Tengah,” tutup Pangdam. ANTARA