JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Utara**, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) telah mengerahkan sebanyak 40 personel, beserta delapan unit mobil pemadam kebakaran, untuk menanggulangi kebakaran yang melanda dua kapal di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada hari Rabu siang. Gatot Sulaeman, Kepala Seksi Operasional Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran itu dilaporkan oleh masyarakat sekitar. "Kami mendapat laporan dari warga mengenai kebakaran kapal, sehingga kami mengirimkan personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman," ungkapnya. Dia menambahkan, tim pemadam sudah mulai melakukan proses pemadaman, yang kini berlanjut dengan kegiatan pendinginan. "Kami tetap berupaya keras untuk menyelesaikan operasi pemadaman ini," imbuhnya. Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, sesaat setelah pihaknya menerima informasi dari warga. Cipto, seorang pedagang berusia 37 tahun yang berada di dekat lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa salah satu kapal terbakar saat sedang melakukan pengisian bahan bakar, yang kemudian mengakibatkan ledakan dan menyambar kapal tongkang yang berada di dekatnya. "Awalnya posisi kapal yang mengisi bahan bakar berada di pinggir, sementara kapal tongkang ada di tengah," ujarnya. Ia juga menceritakan bahwa dirinya mendengar tiga kali ledakan—satu dari kapal di pinggir dan dua dari kapal di tengah. Dari penjelasan Cipto, terdapat dua kapal yang terlibat dalam kebakaran tersebut, yaitu kapal pengumpul ikan dan kapal tongkang. Sementara itu, Gatot Sulaeman belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai estimasi kerugian yang ditimbulkan oleh insiden ini, serta konfirmasi terkait adanya korban jiwa. ANTARA