**Borneonews - Medan**, Cabang olahraga anggar kursi roda Sumatera Utara berencana untuk mengusung target yang realistis dalam ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 yang akan berlangsung di Solo. Hal ini dikarenakan anggar merupakan cabor yang baru pertama kali dipertandingkan dalam event olahraga besar ini bagi para atlet difabel.
M Fauzan Azhmy, pelatih anggar kursi roda dari NPC Sumut, menyampaikan di Medan pada hari Rabu bahwa pihaknya hanya menyasar satu medali emas untuk Peparnas yang akan datang. Ia mengungkapkan bahwa hasil prestasi yang dicapai bisa membawa kejutan, namun kondisi saat ini di mana semua provinsi belum mengetahui kekuatan lawan menjadikan analisis masih sangat terbatas.
"Walaupun kami memiliki target, penting untuk dipahami bahwa ini adalah cabang olahraga baru. Kami belum cukup mengerti kemampuan masing-masing daerah yang ada. Kami optimis, setidaknya satu medali emas dapat diraih. Mohon doanya untuk keberhasilan kami, urai Fauzan dengan penuh harapan.
Dalam persiapan menuju Peparnas kali ini, tim anggar Sumut telah mulai merekrut atlet sejak awal tahun 2024. Walaupun masih tergolong baru dalam cabang ini, Fauzan melihat adanya perkembangan yang positif dalam performa atlet selama program latihan yang telah dilaksanakan di daerah.
"Para atlet ini bukan merupakan atlet anggar sejak awal, kami mulai memberikan pendidikan dari nol hingga saat ini. Saya sangat menghargai tekad mereka, dan saya yakin ada potensi besar di antara mereka untuk menjadi atlet hebat dalam beberapa tahun mendatang," sambung Fauzan dengan antusias.
Dalam kompetisi Peparnas 2024, tim anggar kursi roda Sumut akan memperkuat diri dengan menghadirkan empat atlet, antara lain Sidik Setiawan dari kategori A, Herbet Simarmata dari kategori B, Ronaldo Simaremare pada kategori A, serta Robi Syahrul Ramadhan Sinulingga dari kategori B.
Secara keseluruhan, pada ajang Peparnas mendatang, ajang anggar kursi roda akan mempertandingkan 18 nomor. Sementara itu, Sumut akan berpartisipasi dalam 10 nomor, termasuk floret individual untuk kategori A dan B, baik putra maupun putri, degen individual untuk kategori A dan B, serta nomor beregu floret untuk putra dan floret degen untuk putri.
ANTARA
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







