BANTEN –
**Borneonews - Tangerang Selatan**, Sebanyak 776 personel dari gabungan Kepolisian Resor Tangerang Selatan, bersama Polda Metro Jaya, telah dikerahkan untuk memastikan keamanan selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Penugasan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif selama proses kampanye. Dalam penjelasannya, Kepala Bagian Operasional Polres Tangerang Selatan, Komisaris Polisi Hasoloan, menyatakan bahwa tim khusus telah ditentukan untuk memberikan pengawalan kepada dua pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada Tangsel. "Terdapat delapan personel yang ditugaskan khusus untuk mengawal kedua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Total personel yang terlibat adalah 776, dan mereka akan ditempatkan di berbagai lokasi, baik yang dianggap rawan maupun yang lebih aman," tuturnya. Hasoloan melanjutkan, pihaknya telah melakukan pemetaan untuk mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan gesekan antarpendukung pasangan calon. Ia menjelaskan, "Untuk lokasi yang kurang rawan, kami akan menempatkan dua personel untuk menjaga delapan tempat pemungutan suara. Di daerah yang rawan, maka dua personel akan dijadwalkan untuk setiap dua tempat pemungutan suara. Sementara untuk lokasi yang sangat rawan, satu personel akan ditugaskan di setiap tempat pemungutan suara." Mengenai pemetaan di tempat pemungutan suara (TPS) yang dianggap kritis, Hasoloan menegaskan bahwa akan ada satu personel yang bertugas untuk setiap TPS. "Saat ini, berdasarkan hasil pemantauan, semua lokasi terpantau kondusif, namun kami akan terus melakukan pembaruan informasi jika diperlukan," tambahnya. Adapun data terkait pemilih dalam Pilkada Tangsel 2024 menunjukkan bahwa terdapat 1.058.127 jiwa yang terdaftar, terdiri dari 517.809 laki-laki dan 540.318 perempuan. Jumlah TPS yang disediakan mencapai 2.060 dan tersebar di 54 kelurahan di seven kecamatan. Pasangan calon Benyamin-Pilar, yang menjadi salah satu kontender dalam pilkada, mendapatkan dukungan dari 17 partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun yang tidak. Di sisi lain, pasangan petahana juga mengandalkan dukungan dari Partai Golkar dan Gerindra. Partai politik yang mendukung pasangan petahana mencakup koalisi besar seperti PDI Perjuangan, Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dalam hal ini, pasangan Benyamin-Pilar telah mengantongi dukungan dari 41 legislator yang menduduki kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel. Sementara itu, pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel, Ruhamaben-Shinta, hanya didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera, yang memiliki sembilan kursi di parlemen lokal. Penjagaan yang ketat diharapkan dapat mengurangi potensi konflik dan mendukung pelaksanaan Pilkada yang demokratis dan aman. ANTARA