**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa syukur atas terjaganya nilai-nilai kerukunan dan toleransi di Indonesia. Dalam sambutannya pada acara silaturahmi dengan Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama se-Indonesia (AFKUBI) yang diadakan di Istana Negara IKN, Kalimantan Timur, ia menyoroti pentingnya kedua hal tersebut di era modern ini.
Meskipun dunia telah mengalami kemajuan dan modernisasi, Presiden Jokowi menegaskan bahwa konflik masih terjadi di beberapa bagian dunia. Ia mencontohkan perselisihan yang berlangsung antara Rusia dan Ukraina serta ketegangan antara Israel dan Palestina. Belum lama ini, situasi konflik di Timur Tengah juga kembali memburuk, terutama antara Israel dan Lebanon.
Presiden Jokowi mengingatkan bahwa kerukunan dan toleransi adalah aset yang sangat penting bagi suatu negara. Ia menegaskan bahwa Indonesia patut bersyukur karena masih mampu menjaga nilai-nilai tersebut dengan baik. "Dalam konteks situasi yang terjadi di Ukraina dan Palestina, serta kondisi terkini di Lebanon, kerukunan dan toleransi menjadi barang yang berharga dan sangat bernilai. Kita patut bersyukur di Indonesia, nilai-nilai ini masih terjaga dengan baik," imbuhnya.
Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada AFKUBI yang telah berkontribusi dalam menciptakan suasana harmoni di antara umat beragama di tanah air. Menurutnya, AFKUBI adalah warisan berharga yang perlu dipelihara dan ditingkatkan.
Presiden Jokowi menekankan perlunya dialog dan penanaman rasa toleransi sejak dini, serta penguatan nilai-nilai moderasi dalam beragama. "Peran FKUB dalam menjaga suasana damai dan harmonis sangatlah penting bagi persatuan dan kesatuan bangsa. Saya mengajak semua pihak untuk terus menjaga situasi yang kondusif ini," tuturnya.
Dengan demikian, Presiden berharap agar konsistensi dalam menjaga kerukunan dan toleransi tetap diutamakan demi kesejahteraan masyarakat dan kesatuan bangsa yang lebih solid.
ANTARA
Presiden Jokowi Apresiasi Kerukunan dan Toleransi di Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wakapolda Kalteng Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Palangka Raya?
Fairid Buka Pengawasan Publik Dana Banpres Rp10 Miliar, 2 Hari Ditargetkan Mulai Berjalan
DPPPAPPKB Kotim Dorong Kampung KB Lebih Mandiri, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci
Upaya Kendalikan Cuaca Kalteng, 7 Sortie OMC Tabur 4,5 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl
Iran Sebut Kawasan Timur Tengah akan Berubah Total Pascaperang
Polres Seruyan Gelar Operasi Patuh Telabang 2026, Utamakan Langkah Pencegahan
Komentar (0)
Memuat komentar…







