**Borneonews - Garut**, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Nurdin Yana, menginformasikan bahwa dari total 1.623 rumah yang terdampak, hanya 109 rumah yang memenuhi kriteria kerusakan yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akibat gempa bumi. Rumah-rumah ini berhak untuk menerima bantuan perbaikan.
Dalam sebuah rapat penanganan bencana di Posko Penanganan Darurat yang terletak di Kantor Kecamatan Pasirwangi, Nurdin menjelaskan bahwa pertemuan ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Rapat tersebut membahas hasil verifikasi terhadap rumah-rumah warga serta fasilitas umum yang terkena dampak bencana alam berupa gempa bumi berkekuatan *Magnitude* 5.0 yang terjadi pada Rabu, 18 September lalu.
Dari hasil pengecekan di lapangan, Nurdin menyampaikan bahwa BNPB hanya mengidentifikasi 109 rumah dengan kerusakan yang tergolong ringan, yaitu 79 rumah dan 30 rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Dengan demikian, dapat diprediksi bahwa terdapat sekitar 109 kepala keluarga yang berhak menerima dukungan dari pemerintah.
Ia juga menegaskan bahwa rumah-rumah yang diakui oleh BNPB itu merupakan milik masyarakat yang mengungsi secara mandiri atau menempati tenda-tenda yang disediakan oleh pemerintah akibat kerusakan yang dialami oleh rumah mereka. "Pengungsi yang ada, baik yang mandiri maupun yang berada di tenda, merupakan bagian dari 109 kepala keluarga ini," ujarnya.
Walaupun begitu, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa ada sejumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi namun tidak memenuhi kriteria kerusakan ringan atau sedang. Nurdin mengungkapkan bahwa banyak rumah yang terdampak guncangan terdaftar dalam kategori kerusakan sangat ringan, sehingga tidak memenuhi syarat untuk menerima bantuan perbaikan dari BNPB.
"Informasi dari tim verifikator menunjukkan bahwa rumah-rumah tersebut dikategorikan sangat ringan kerusakannya," imbuhnya. Meskipun rumah yang tidak masuk dalam data BNPB tidak akan mendapatkan bantuan langsung, Nurdin memastikan bahwa pemerintah tetap memberikan perhatian. Dikatakannya, sebanyak 1.514 rumah lainnya akan diusulkan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Garut.
Selain rumah, Nurdin juga menuturkan bahwa terdapat 22 fasilitas umum dan sosial yang sudah terinventarisasi dan akan mendapatkan perbaikan. Pihaknya pun berencana segera menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk perbaikan fasilitas tersebut.
"Kami berharap semua kebutuhan dan tanggung jawab masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah terakomodasi, sehingga kami dapat menyajikan solusi yang tepat untuk permasalahan ini," pungkas Nurdin.
ANTARA
Bantuan Perbaikan Untuk 109 Rumah Terdampak Gempa di Garut
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Menteri UMKM: Ojol Bisa Akses KUR untuk Beli Motor dan Modal Usaha
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Komentar (0)
Memuat komentar…







