BENGKULU –
**Borneonews - Mukomuko**, Kementerian Agama Republik Indonesia telah memberikan izin operasional untuk empat madrasah swasta di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan swasta yang berlandaskan agama. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko, Widodo, menyampaikan bahwa dari empat madrasah yang diizinkan beroperasi, dua di antaranya adalah madrasah ibtidaiyah (MI) dan dua lainnya adalah madrasah tsanawiyah (MTS). Madrasah-madrasah ini tersebar di berbagai wilayah dalam kabupaten tersebut. Sebelum resmi mendapatkan izin operasional, siswa-siswa dari madrasah tersebut sebelumnya terdaftar di madrasah terdekat. Merekalah yang diakui sebagai siswa madrasah yang terdaftar. Dengan perkembangan yang positif, keempat lembaga pendidikan agama ini kemudian mengajukan permohonan untuk mendapatkan izin operasional sebagai madrasah swasta. Dengan diizinkannya status sebagai madrasah, lembaga-lembaga ini berhak menerima dana bantuan operasional sekolah (*BOS*) dari pemerintah pusat. Namun, untuk memperoleh dana tersebut, setiap madrasah perlu memiliki akun sendiri guna mendaftarkan siswanya. Widodo menjelaskan bahwa hingga saat ini, madrasah swasta tersebut belum menerima dana *BOS*, karena mereka baru saja mendapatkan izin operasional dan belum melakukan pendaftaran siswa secara resmi. Terkait dengan sarana dan prasarana sekolah, madrasah diharuskan mengajukan permohonan langsung kepada Kementerian Agama melalui akun yang mereka miliki. Apabila pengajuan ini disetujui, anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing madrasah. Tenaga pengajar di madrasah swasta juga menjadi tanggung jawab masing-masing lembaga, yang harus mencari dan menggaji tenaga pengajar sesuai kebutuhan di madrasah mereka. Widodo menambahkan bahwa saat ini terdapat peningkatan jumlah madrasah, baik swasta maupun negeri. Dari sebelumnya 60 madrasah, kini telah mencapai 64 madrasah, yang mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga madrasah aliyah. ANTARA