BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, mengungkapkan bahwa keprotokolan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mengatur acara. Ia menegaskan bahwa aspek ini juga mencerminkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Menurut Sekda Herman, pentingnya fungsi protokoler tidak hanya terbatas pada pengarah acara, tetapi juga sebagai fasilitator bagi para pemimpin. Keterangan ini disampaikan dalam sebuah seminar mengenai keprotokolan yang berlangsung di Ruang Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah dan dihadiri oleh 350 peserta yang berasal dari berbagai unit kerja perangkat daerah. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan pegawai dalam bidang keprotokolan. Dengan demikian, diharapkan setiap instansi di Pemkot Tangerang dapat melaksanakan kegiatan keprotokolan secara mandiri. Lebih lanjut, Sekda juga menegaskan bahwa sikap, keterampilan, dan integritas merupakan elemen krusial bagi seorang petugas protokoler. Ia berharap agar para peserta seminar dapat memahami berbagai aspek keprotokolan, mulai dari cara menyambut tamu hingga pengelolaan acara resmi. "Seni dalam keprotokolan adalah ilmu yang dapat dipelajari. Setiap pegawai diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang telah didapat dalam tugas sehari-hari," ujarnya. Sekda mengajak seluruh peserta untuk terlibat aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman, sehingga ilmu yang diperoleh bisa diimplementasikan dengan baik. Dengan diadakannya seminar ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di Pemkot Tangerang dapat meningkatkan profesionalisme dalam kegiatan keprotokolan, sehingga tidak lagi bergantung pada tim protokoler dari Sekretariat Daerah. ANTARA