MANOKWARI –
**Borneonews - Manokwari**, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Manokwari menjadikan media massa sebagai mitra strategis dalam mempublikasikan keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kepala BPJS Kesehatan Manokwari, Dwi Sulistyono Yudo, dalam keterangannya di Manokwari, Papua Barat, menyatakan bahwa media memiliki peran unik yang tidak dapat dimiliki oleh pihak BPJS Kesehatan sendiri, yakni kemampuan untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat secara lebih luas. Ia menggarisbawahi bahwa kontribusi media sangat penting untuk membangun citra positif dari Program JKN di kalangan masyarakat. Dwi menambahkan bahwa peran media massa dalam memberikan informasi mengenai Program JKN sangat esensial agar masyarakat dapat mengetahui manfaat dan layanan yang diberikan. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat teredukasi secara menyeluruh terkait program ini. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BPJS Kesehatan berupaya untuk menjalin hubungan sinergis dengan berbagai media. Bahkan, dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa BPJS Kesehatan tingkat nasional juga memberikan penghargaan kepada karya jurnalistik dari wartawan di seluruh Indonesia, baik dari media cetak, televisi, media *online*, maupun radio. "Diharapkan media tetap berpartisipasi aktif untuk memberikan publikasi mengenai JKN. Kita semua memiliki misi untuk mensosialisasikan JKN kepada seluruh lapisan masyarakat," ujarnya. Lebih lanjut, Dwi menekankan bahwa program JKN memiliki *tagline* "JKN Milik Bersama", yang menegaskan perlunya kesadaran semua pihak akan pentingnya program jaminan kesehatan ini bagi seluruh warga negara. BPJS Kesehatan, yang telah beroperasi selama 56 tahun, terus meningkatkan layanan agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari program ini dengan lebih baik dan mudah diakses. Upaya perbaikan dan inovasi dalam pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama bagi BPJS Kesehatan untuk menjadikan layanan kesehatan lebih memuaskan dan bermanfaat bagi masyarakat. ANTARA