BORNEONEWS, Kotim - Komite Olahraga Nasional Indonesia Kotawaringin Timur (KONI Kotim) siap menggandeng sejumlah perusahaan besar swasta (PBS) yang berinvestasi di daerah itu untuk menjadi bapak angkat olahraga. Dana yang dibutuhkan untuk pengembangan olahraga cukup besar, sehingga perlu keterlibatan pihak swasta.

“Kami sudah bicara dengan sejumlah perusahaan dan responnya positif. Setiap cabang olahraga nanti akan kita carikan bapak angkat yang membantu membina dan mengembangkan cabang olahraga tersebut," kata Ketua KONI Kotim, Halikinnor usai menghadiri pembukaan Prokab Korpri Kotim, di GOR Sampit, Selasa (9/8/2016).

Ini dilakukan mengingat besarnya dana untuk mengembangkan seluruh cabang olahraga di Kotim. Untuk itulah perlu keterlibatan pihak swasta membantu pendanaan, khususnya perusahaan besar perkebunan, pertambangan dan kehutanan. Apalagi, anggaran KONI sudah dipangkas karena ada kebijakan rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat. Awalnya anggaran untuk KONI Kotim Rp5 miliar, kini tersisa Rp1,5 miliar.

“Selama ini pembinaan atlet hanya mengandalkan bantuan dana pemerintah daerah. Sekarang dananya terus berkurang. Makanya harus cari pihak swasta yang bisa membantu kembangkan olahraga melalui CSR. Dana yang dibutuhkan pun cukup besar apalagi seperti sepak bola,” katanya..

Halikin menegaskan, perlu biaya besar untuk mengembangkan seluruh cabang olahraga agar mampu menorehkan prestasi. Namun dengan minimnya anggaran saat ini dia akan memprioritaskan cabang-cabang olahraga yang berprestasi saja untuk dikembangkan.

Namun jika seluruh cabang olahraga punya bapak angkat, maka pengembangan masing-masing cabang olahraga akan mudah karena ada yang bertanggung jawab membina sehingga dana yang dikucurkan pemerintah daerah akan diperkuat oleh bantuan swasta.

“Misalkan perusahaan A menjadi bapak angkat olahraga sepak bola atau lainnya. Atau misalkan dirasa belum memungkinkan, maka bisa saja misalnya tiga perusahaan menjadi bapak angkat satu cabang olahraga. Saya berharap ini didukung semua pihak,” ujarnya.

Dia mengakui, perkembangan olahraga di Kotim selama ini menjadi salah satu barometer olahraga di Provinsi Kalimantan Tengah. Tidak hanya prestasi di tingkat provinsi, sudah banyak prestasi nasional yang dipersembahkan atlet-atlet asal Kotim untuk Kalteng. (RAFIUDIN/N).