JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pelaksanaan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2024 diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menciptakan ekosistem yang mendukung budaya membaca serta mendorong sektor ekonomi kreatif. Pernyataan ini disampaikan oleh seorang pejabat dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam sebuah acara yang diadakan di Jakarta baru-baru ini. Dalam wawancaranya di acara tersebut, Deputi Pemasaran kementerian, Ni Made Ayu Marthini, mengemukakan bahwa pameran buku ini menampilkan beragam karya literatur yang menarik dan berfungsi sebagai platform positif untuk merangsang minat baca masyarakat Indonesia. "Adanya platform seperti ini sangat diperlukan untuk mendorong anak-anak terlibat dalam aktivitas belajar di luar lingkungan sekolah sejak usia dini," tegasnya. Marthini menjelaskan bahwa penting sekali untuk mengarahkan anak-anak agar tidak terjebak dalam penggunaan layar yang berlebihan, serta memotivasi mereka untuk memanfaatkan waktu luang dengan membaca lebih banyak buku. Dia yakin bahwa dengan menghabiskan waktu lebih banyak bersama buku, anak-anak akan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan literasi yang sangat penting bagi masa depan mereka. "Dengan memperkenalkan buku kepada anak-anak, kita bisa membantu mereka memperoleh pengetahuan dan wawasan yang berguna. Jika tidak, mereka akan menghabiskan seluruh waktu mereka dengan gadget," ujarnya. Sementara itu, Arys Hilman Nugraha, yang menjabat sebagai Ketua Masyarakat Penerbit Indonesia (IKAPI), menambahkan bahwa membudayakan kebiasaan membaca dapat menjadi sarana untuk mengejar pendidikan dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial. "Reading is not only tied to academic and economic success but also plays a crucial role in shaping positive personal and social behaviors," katanya. IIBF 2024 yang diadakan secara gratis untuk masyarakat umum dari tanggal 25 hingga 29 September ini juga menawarkan berbagai kegiatan menarik lainnya, termasuk peluncuran buku, kesempatan bertemu dengan penulis, penandatanganan buku, talk show, seminar, dan kompetisi mewarnai, serta berbagai aktivitas lainnya. Hal ini diharapkan dapat menambah daya tarik bagi pengunjung dan meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat. ANTARA