PEKANBARU –
**Borneonews - Pekanbaru**, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru di Provinsi Riau melaporkan bahwa total kunjungan wisatawan, baik dari domestik maupun internasional, mencapai angka yang signifikan yaitu 1.461.206 orang dari bulan Januari hingga Agustus tahun 2024. Kepala Disbudpar Pekanbaru, Masriyah, menekankan bahwa dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara mendominasi dengan total 1.460.988 orang. Sementara itu, wisatawan mancanegara berjumlah 218 orang. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak yang terlibat dalam dunia kepariwisataan untuk melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan daya tarik Kota Pekanbaru bagi pengunjung. "Harapan kami adalah agar semua pemangku kepentingan lanjut memperkenalkan inovasi yang menarik untuk kota ini. Hal ini mencakup peningkatan sektor transportasi, penyediaan akomodasi yang nyaman, penyelenggaraan event yang menarik, serta pengembangan destinasi wisata," jelas Masriyah. Sekretaris Disbudpar Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, juga mengungkapkan pandangannya mengenai pertumbuhan jumlah pengunjung yang terlihat dari tingkat hunian hotel. Menurutnya, kunjungan wisatawan dapat diukur melalui jumlah tamu yang menginap di berbagai hotel di Kota Pekanbaru. "Kami menilai tingkat hunian hotel sebagai salah satu indikator penting. Wisatawan adalah mereka yang tidak hanya datang, tetapi juga menginap di Pekanbaru," ungkap Ardiansyah. Untuk menarik lebih banyak wisatawan berbelanja, pihaknya tengah memfasilitasi Ruang Pojok Ekonomi Kreatif Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di beberapa hotel. Konsep ini bertujuan untuk mempromosikan kuliner lokal dan souvenir khas daerah kepada para pengunjung. Saat ini, telah ada dua hotel yang telah menerapkan konsep pojok UMKM, yaitu Novotel Pekanbaru yang terletak di Jalan Riau dan Hotel Pangeran yang berada di Jalan Sudirman. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang ingin menikmati pengalaman lokal selama berada di Pekanbaru. ANTARA