BANDUNG –
**Borneonews - Majalengka**, Pemerintah Kabupaten Majalengka, yang terletak di Jawa Barat, telah meluncurkan program inovatif yang disebut *Sakocepat*. Program ini dirancang untuk memberikan pelayanan perizinan yang cepat dan efisien kepada pelaku usaha di wilayah tersebut, khususnya dalam penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) tanpa biaya. Dalam keterangannya, Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam mengakses layanan perizinan. “Dengan cara ini, kami berupaya mempermudah pelaku usaha terutama dalam proses penerbitan NIB, yang dapat dilakukan tanpa dikenakan biaya apapun,” ujarnya. Mobil layanan keliling digunakan sebagai sarana untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Mobil *Sakocepat* dilaksanakan di berbagai tempat ramai yang sering dikunjungi warga, seperti pasar malam dan kawasan *Car Free Day* (CFD). Hal ini memungkinkan para pelaku bisnis untuk mendapatkan NIB tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan. Dedi menekankan bahwa program ini merupakan langkah nyata dari Pemkab Majalengka untuk mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut. Dari data yang ada, sebanyak 13 ribu pelaku UMKM telah berhasil mendapatkan NIB melalui program *Sakocepat*. Dedi menyampaikan bahwa angka ini diharapkan akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya minat masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut. Pemkab menargetkan hingga akhir tahun 2024, sebanyak 40 ribu pelaku UMKM di Majalengka dapat memperoleh NIB. “Dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini, kami optimis dapat mencapai target tersebut,” kata Dedi. Lebih lanjut, dengan memiliki NIB, pelaku UMKM dapat lebih mudah dalam mengakses berbagai program bantuan dari pemerintah, termasuk dukungan pendanaan dan pelatihan yang diperlukan untuk pengembangan usaha mereka. Kepemilikan NIB juga diharapkan dapat memperluas wawasan pasar bagi pelaku UMKM, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dedi menegaskan pentingnya program ini untuk terus dievaluasi dan dikembangkan agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha, terutama yang berada di daerah terpencil. "Dengan dukungan ini, kami percaya UMKM di Majalengka akan semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah," pungkasnya. ANTARA