BENGKULU –
**Borneonews - Bengkulu**, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengungkapkan harapan agar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) di wilayah ini dapat meningkat statusnya menjadi kelas II. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan potensi maritim di daerah yang dikenal sebagai Bumi Rafflesia tersebut di masa mendatang. "Semoga di masa depan, Lanal Bengkulu dapat naik statusnya menjadi kelas II. Dengan peningkatan ini, kami optimis pengelolaan kekayaan laut di Bumi Rafflesia dapat dilakukan dengan lebih baik, bahkan diharapkan dapat dikenal hingga ke tingkat internasional," ungkap Penjabat Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, dalam sebuah pertemuan di Bengkulu baru-baru ini. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Rosjonsyah ketika menjamu kunjungan Aspotmar Kasal, Mayor Jenderal TNI (Mar) Hermanto. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan tinjauan lapangan terhadap Kampung Bahari Nusantara serta berbagai potensi maritim yang dimiliki Provinsi Bengkulu. Gubernur berharap untuk melihat kemajuan yang signifikan dalam peningkatan status Pangkalan Angkatan Laut dan pengembangan potensi kelautan di provinsi tersebut. Mayor Jenderal Hermanto juga menekankan pentingnya pengembangan aset maritim yang ada. Ia menambahkan, "Bengkulu memiliki banyak sumber daya yang bisa dikembangkan, khususnya dalam sektor kelautan dan maritim yang merupakan aset berharga bagi provinsi ini." Penting untuk dicatat bahwa upaya untuk meningkatkan status Pangkalan TNI AL B yang lebih tinggi bukanlah hal yang baru bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sebelumnya, usulan serupa juga telah disampaikan kepada Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI). Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, Bengkulu sangat berharap adanya peningkatan status Pangkalan TNI Angkatan Laut menjadi pangkalan tipe B. Dengan naiknya status ini, diharapkan rentang kendali dan koordinasi akan semakin luas, sehingga penegakan keamanan di wilayah laut Bengkulu yang memiliki panjang sekitar 525 kilometer akan lebih efektif. Di samping itu, provinsi ini juga memiliki pulau terluar, yaitu Pulau Enggano, yang terletak jauh di tengah Samudera Hindia, sekitar 90 mil laut atau 156 kilometer dari daratan utama Bengkulu yang berada di Pulau Sumatera. Berdasarkan kajian yang dilakukan terkait luas dan posisi strategis wilayah kerja Angkatan Laut di Bengkulu, pemerintah daerah meyakini bahwa kini saat yang tepat untuk meningkatkan status Lanal Bengkulu. Hal ini diharapkan dapat menciptakan koordinasi yang lebih optimal dalam menjaga keamanan dan potensi kelautan yang ada di wilayah tersebut. ANTARA