**Borneonews - Tangerang**, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang mengadakan program edukasi yang berfokus pada pola pengasuhan keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi dan mencegah kasus kekerasan serta tindakan diskriminasi yang marak terjadi terhadap orang tua dan anak.
Ketua Pokja I PKK Kota Tangerang, Tuti Awaliyah, menjelaskan bahwa tujuan dari edukasi tersebut adalah untuk menyebarluaskan pengetahuan mengenai cara mengasuh anak yang baik, terutama kepada para kader PKK. Diharapkan, melalui kegiatan pendidikan ini, masyarakat, khususnya kader PKK, bisa memahami standar pengasuhan yang baik, yang akan berkontribusi positif terhadap perkembangan anak.
Menurut Tuti, pola pengasuhan yang tepat sangat penting, karena dapat membantu anak tumbuh menjadi individu yang sesuai dengan norma dan nilai masyarakat. Ia menyatakan, "Dengan kegiatan edukasi pola asuh ini, kami berharap warga Kota Tangerang dapat mengetahui pola asuh yang baik. Pola asuh yang bijak akan memiliki dampak yang signifikan terhadap kepribadian dan karakter anak di masa depan."
Dalam acara tersebut, Edwin Tito dari Diamesia Foundation berperan sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa pola asuh mencakup semua cara orang tua dalam mendidik, membimbing, disiplin, dan melindungi anak sepanjang proses pertumbuhan mereka menuju kedewasaan. Hal ini penting agar perilaku anak bisa tercipta sesuai dengan norma dan nilai yang baik dalam masyarakat.
Edwin juga menyoroti bahwa beberapa faktor memengaruhi pola pengasuhan orang tua, seperti tingkat pendidikan dan lingkungan budaya. Dia menekankan, "Lingkungan keluarga adalah sumber pendidikan karakter yang utama dan pertama bagi anak." Dalam ruang lingkup keluarga, anak akan mempelajari dasar-dasar perilaku yang akan berpengaruh besar terhadap kehidupannya di masa mendatang.
Melalui pengamatan langsung, anak akan meniru perilaku dari para anggota keluarga, terutama orang tua mereka. Jika anak melihat orang tua melakukan kebiasaan yang baik, maka mereka cenderung untuk mengikuti teladan tersebut. Sebaliknya, perilaku negatif dari orang tua juga dapat ditiru oleh anak-anak.
Edwin mengharapkan, "Semoga dengan adanya kegiatan ini, warga Kota Tangerang, khususnya kader PKK, dapat menerapkan berbagai hal yang telah dibahas dalam pola pengasuhan anak di rumah." Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan baik di lingkungan yang sehat dan penuh kasih sayang.
ANTARA
Edukasi Pola Asuh Keluarga untuk Cegah Kekerasan di Tangerang
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







