BORNEONEWS, Kapuas - Sejumlah alat uji standar segera melengkapi Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor di Kapuas. Sejumlah alat uji KIR, yang telah lama ada di gedung di Jalan Trans Kalimantan Samping Terminal Induk Banama Kuala Kapuas tersebut, bakal dipasang dan difungsikan.
"Selama ini kami hanya melakukan uji KIR secara manual. Alat uji standar memang sudah ada, tetapi belum terpasang karena memasang dan memfungsikan alat itu memerlukan tenaga teknis dan kemarin anggaran pemasangan belum ada. Tetapi untuk tahun ini sudah diprogramkan dan sekitar 1 atau 2 bulan ke depan, kita akan memulai proses pemasangan," ungkap Koordinator Penguji Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kapuas, Joko Waluyo, Selasa (9/8/2016).
Nanti para petugas penguji Lanjut Joko sapaan akrabnya,di sana juga akan mengikuti pelatihan penggunaan alat uji KIR tersebut. Dimana nantinya alat yang sudah tersedia dan akan dipasang adalah alat uji rem, uji lampu, uji roda dan uji emisi gas buang serta timbangan. "Jika semua alat terpasang, maka pengujian tidak lagi secara manual tetapi sudah sesuai standar,"imbuhnya.
Di sisi lain kata Joko lagi, pengujian KIR ini bertujuan demi mewujudkan keselamatan teknis kendaraan bermotor dalam berlalu lintas dan mengurangi pencemaran polusi yang diakibatkan oleh kendaraan, berdasarkan UU 22 th 2009 tentang LLAJ pasal 48 ayat (1) bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Atas dasar itu, Dishubkominfo Kapuas menghimbau kepada seluruh pemilik Armada atau angkutan umum maupun barang diharapkan agar segera membawa kendaraan bermotornya untuk dilakukan pengujian kelayakan kendaraan bermotor atau uji KIR.
"Untuk mengetahui kendaraan memenuhi syarat teknis dan laik jalan, maka harus dilakukan pengujian secara berkala yakni setiap 6 bulan. Di mana jenis kendaraannya sesuai dengan UU 22 th 2009 tentang LLAJ pasal 53 ayat (1) bahwa uji berkala kendaraan diwajibkan untuk mobil penumpang umum, bus, mobil barang, kereta gandengan dan kereta tempelan," katanya. (DJEMMY NAPOLEON/N).








