JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antoni Arif Priadi, menegaskan pentingnya untuk meningkatkan sektor transportasi laut guna mendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut Tahun 2024, yang diadakan di Bogor, ia meminta seluruh jajarannya agar dapat berkontribusi positif dalam mendukung transportasi laut. Antoni menekankan bahwa keberhasilan dalam transportasi laut akan berdampak signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan bangsa. Hal ini terutama berkaitan dengan upaya meningkatkan konektivitas dan distribusi logistik di seluruh penjuru Indonesia. Mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, keberadaan moda transportasi laut sangat krusial untuk memperlancar pergerakan barang dan orang, termasuk menjangkau daerah-daerah terpencil. Menurutnya, transportasi laut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarpulau tetapi juga berperan sebagai pendorong utama dalam berbagai aspek, seperti pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, perdagangan internasional, serta keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Antoni menambahkan bahwa kinerja dalam sektor ini memberikan kontribusi besar bagi bangsa, terutama dalam mendukung persiapan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN), pengadaan armada kapal perintis, program tol laut, serta pengembangan teknologi informasi di sektor logistik. Pentingnya perbaikan layanan dan inovasi di sektor ini juga diungkapkan oleh Antoni. Melalui Rakornis yang bertema *Lalu Lintas Laut Melaju, Indonesia Maju*, ia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah serta pemangku kepentingan lainnya, untuk menjaga keterpaduan dan kerjasama yang baik. Dalam pandangannya, kolaborasi yang erat sangat penting demi menciptakan sektor transportasi laut yang kompetitif. Antoni menyerukan kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah untuk menjalin kerjasama dengan akademisi, asosiasi, dan media demi mencapai tujuan ini. Ia meminta agar sebagai regulator, mereka tetap rendah hati dan terbuka dalam merangkul berbagai pemangku kepentingan serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di sesi yang sama, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Hartanto, menegaskan bahwa Rakornis ini berfokus pada visi Indonesia Emas 2045 yang menuntut adanya peningkatan layanan dan percepatan pembangunan dalam sektor transportasi laut. Ia berharap forum ini dapat menjaga kesepahaman dan komunikasi yang efektif di antara petugas di kantor penyelenggara pelabuhan di seluruh Indonesia. Hartanto juga menginginkan agar hasil diskusi dalam Rakornis dapat diimplementasikan dengan baik di semua wilayah. Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut pun sangat terbuka terhadap masukan serta kritik dari para pemangku kepentingan dan masyarakat mengenai pelayanan yang diberikan. "Kami berharap semua masalah yang diangkat dalam Rakornis dapat dicatat dan diselesaikan dengan solusi konkret," tegasnya. Dalam kegiatan Rakornis, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Ditlala) juga memberikan penghargaan kepada berbagai pemangku kepentingan melalui LALA Awards 2024. Di antara kategori penghargaan tersebut adalah perusahaan pelayaran dengan armada terbesar yang melayani angkutan luar negeri, serta penghargaan untuk operator perawatan kapal terbaik dan pelabuhan dengan pelayanan inaportnet tercepat. ANTARA