SURABAYA –
**Borneonews - Trenggalek**, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yang terletak di Jawa Timur, baru saja menyelesaikan pembangunan jembatan yang mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang yang melanda dua tahun silam. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung penting antar kelurahan. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menjelaskan bahwa jembatan ini memiliki peranan yang sangat strategis. Banyak siswa yang menggunakan jembatan ini sebagai jalur untuk menuju ke sejumlah sekolah, termasuk SMPN 1 dan SMAN 1. Selain itu, jembatan ini juga menyediakan akses tercepat bagi masyarakat di daerah Tamanan dan sekitarnya untuk menuju RSUD dr Soedomo Trenggalek. Jembatan yang dibangun menggunakan konstruksi baja tersebut kini telah selesai sepenuhnya. Sebelumnya, jembatan ini terpaksa ditutup pada Oktober 2022 setelah mengalami kerusakan parah akibat bencana alam tersebut. Dalam proses pembangunannya, jembatan ini dirancang tanpa tiang penyangga di bagian tengah, sehingga mampu menghindari risiko kerusakan lebih lanjut di saat banjir, mengingat Sungai Ngasinan yang melewati jembatan tersebut sering meluap. Dengan strategi pembangunan yang dilakukan, jembatan ini sekarang berada pada ketinggian yang lebih baik dibandingkan posisi sebelumnya. Pembangunan jembatan ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama difokuskan pada pembuatan struktur utama jembatan, sementara tahap kedua lebih kepada penghubungan jembatan dengan akses jalan raya. Dalam peninjauan langsung terhadap kondisi fisik jembatan, Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu memberikan sejumlah masukan terkait peningkatan keamanan bagi pengguna jembatan. Khususnya, di salah satu sisi jembatan terdapat alternatif jalur, sedangkan sisi lainnya menghubungkan dengan dua ruas jalan. Menurutnya, tambahan *guardrail* dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas sangat disarankan, dan secara umum, jembatan ini sudah berada dalam keadaan yang aman. Pembangunan jembatan ini memiliki nilai kontrak mencapai Rp1,022 miliar dan berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang ditargetkan, yaitu pada 1 November 2024. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, Bupati berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia menilai bahwa akses melalui Jembatan Tamanan sangat penting untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. "Semoga jembatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya. ANTARA