JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, baru-baru ini melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Negara untuk Ekonomi Portugal, Joao Rui Ferreira, di Lisbon. Dalam pertemuan tersebut, yang berlangsung pekan lalu, kedua belah pihak membahas berbagai langkah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Portugal. Jerry menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah mengeksplorasi lebih dalam potensi kerja sama yang dapat dikembangkan untuk merangsang dan mendiversifikasi perdagangan dua negara. Dalam keterangan resminya, Jerry mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia berupaya memperluas cakupan perdagangan bilateral dengan memfokuskan perhatian pada sektor-sektor yang berpotensi untuk berkembang. Beberapa sektor yang diidentifikasi sebagai area potensial dalam kerja sama ini adalah energi terbarukan, pariwisata, teknologi digital, pertahanan, serta sektor pertanian dan farmasi. Kerja sama dalam pengembangan energi terbarukan, misalnya, diharapkan dapat memberikan keuntungan signifikan bagi Indonesia, mengingat Portugal dikenal sebagai salah satu pelopor dalam bidang ini, terutama dalam pemanfaatan energi angin dan surya. Pada tahun 2023, penggunaan listrik yang berasal dari sumber energi terbarukan di Portugal telah mencapai angka 61 persen, yang menunjukkan komitmen negara tersebut terhadap energi ramah lingkungan. Selain sektor energi, bidang pariwisata serta teknologi digital juga telah dianggap sebagai peluang besar untuk meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Portugal. Promosi pariwisata yang efektif diharapkan dapat memperbesar arus kedatangan wisatawan dari kedua negara. Lebih lanjut, Jerry menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk mempertimbangkan kerja sama yang lebih substansial di sektor teknologi digital. Portugal memiliki ekosistem startup yang berkembang dengan pesat, terutama dalam teknologi, serta sejumlah pusat data yang dapat berfungsi sebagai Hub bagi Indonesia dalam mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi. Jerry juga menyoroti upaya kerja sama di sektor pertahanan. Portugal memiliki industri pertahanan yang handal, dengan fokus pada teknologi militer, yang mencakup sistem radar, avionik, dan keamanan siber. Sektor ini membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya. Selain itu, diskusi juga mencakup bidang pertanian dan farmasi sebagai sektor strategis terakhir yang dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan kerja sama bilateral. Di sektor ini, potensi kolaborasi meliputi pengembangan pertanian berkelanjutan, teknik pertanian modern, teknologi pengolahan makanan, serta riset dan pengembangan produk farmasi. Dengan berbagai peluang yang tersedia, kerja sama antara Indonesia dan Portugal diharapkan dapat terus berkembang, memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak. ANTARA