PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Polresta Palangka Raya di Kalimantan Tengah telah berhasil menangkap dua individu yang diduga terlibat dalam pembakaran rumah kosong. Kejadian tersebut berlangsung di kawasan Jalan Bukit Keminting, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, beberapa waktu lalu. Kombes Pol Boy Herlambang, Kapolresta Palangka Raya, mengungkapkan bahwa satu dari dua tersangka telah diamankan di Polsek Pahandut dan saat ini proses pemberkasannya telah mencapai tahap P-21. Tersangka lainnya juga sedang dalam proses pemberkasan. Dalam penjelasannya, Boy menyebutkan bahwa berdasarkan pengakuan kedua tersangka, mereka mengakui perbuatan tersebut dan mengklaim bahwa mereka sengaja membakar bangunan-bangunan tak berpenghuni. Menariknya, kedua tersangka tidak terlibat dalam kelompok yang sama, melainkan melakukan aksi tersebut secara terpisah di lokasi kejadian yang berbeda. Kedua tersangka ini memberikan alasan bahwa mereka melakukannya demi mencari sensasi dan menikmati pemandangan api yang menyala. Namun, Boy enggan membuat spekulasi lebih lanjut mengenai kondisi psikologis mereka. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa tersangka yang diambil oleh Polsek Pahandut hanya melakukan aksi di satu lokasi, sementara tersangka yang ditangkap oleh Satreskrim Polresta Palangka Raya diketahui telah beraksi di lima lokasi berbeda. Boy juga menegaskan bahwa penyelidikan sementara mengarah pada fakta bahwa kebakaran tersebut terjadi akibat tindakan sengaja. Meskipun ada juga beberapa insiden yang diakibatkan oleh korsleting listrik. Penangkapan kedua tersangka ini memberikan harapan baru dalam mengungkap kasus kebakaran yang telah membuat masyarakat Palangka Raya resah. Saat ini, pihak kepolisian fokus pada pengumpulan bukti dan pendalaman terkait motif serta latar belakang kedua tersangka. Boy berharap, dengan adanya kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, kasus kebakaran di Palangka Raya dapat diminimalisir. Hal ini diharapkan dapat menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang lebih kondusif. ANTARA