**Borneonews - Natuna**, Badan Pengelola Geopark Nasional Natuna di Kepulauan Riau telah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan tiga Geopark di Indonesia. Geopark yang terlibat dalam kolaborasi ini adalah *Unesco Global Geopark Batur Bali*, Geopark Kebumen, dan Geopark Nasional Ranah Minang Silokek. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Natuna.
Sekretaris Pengelola Geopark Nasional Natuna, Tukino, menjelaskan bahwa nota kesepahaman yang telah disusun menjadi pedoman komitmen bersama untuk saling menguntungkan. Tujuan utama dari kerja sama ini adalah melestarikan dan mengembangkan Geopark Nasional Natuna serta Geopark lain di Indonesia. Melalui program Geowisata, diharapkan bisa dihasilkan dampak positif yang berskala internasional.
Dari penjelasan yang diberikan, kegiatan yang diharapkan terjadi meliputi pendidikan, pelatihan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kawasan geopark juga diarahkan untuk menjadi destinasi pariwisata yang berkelanjutan. Tukino menekankan bahwa dalam memilih mitra kerja sama, pihaknya mengutamakan yang sudah diakui oleh *Unesco* maupun yang sedang dalam proses akreditasi.
Kegiatan yang masyarakat dan stakeholder bisa lakukan dalam nota kesepahaman ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan pengkajian tentang potensi sumber daya alam. Promosi serta pemasaran yang efektif, ditambah perencanaan pembangunan yang tepat, juga menjadi fokus penting dalam kerjasama ini. Selain itu, akan ada pertukaran informasi dan pengalaman yang diharapkan berdampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar.
Ekonomi lokal juga menjadi perhatian di mana strategi dan program akan disusun untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemuda yang berpartisipasi dalam Geopark. Dengan langkah ini, Tukino berharap kunjungan wisatawan ke Natuna dapat tumbuh secara signifikan.
Berdasarkan data, pada tahun 2023, jumlah wisatawan yang mengunjungi Natuna mencapai 31.064 orang. Angka ini mengalami peningkatan 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 26.988 orang. Proses penandatanganan kerja sama berlangsung pada 24 September 2024, di mana semua pengurus dari tiga Geopark telah menandatangani, meskipun Natuna belum melakukannya. Namun, kesepakatan tersebut tetap dianggap sah dan akan segera dibawa kembali ke Natuna untuk ditandatangani.
"Ketua harian kami tidak bisa hadir pada waktu itu, namun kami berencana untuk segera menyelesaikannya dan membawa pulang untuk ditandatangani," tambahnya. Dengan kerja sama ini, Natuna berusaha memposisikan diri sebagai destinasi wisata yang lebih kompetitif dan menarik.
ANTARA
Kerja Sama Geopark Harapan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Natuna
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







