JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Aktor yang juga merupakan kreator konten, Kristo Immanuel, telah ditetapkan sebagai duta untuk Jakarta Film Week 2024. Festival ini dijadwalkan berlangsung antara 23 dan 27 Oktober mendatang. Kristo mengungkapkan rasa senangnya bisa terlibat dalam festival tersebut. Menurutnya, ini adalah kesempatan berharga untuk mendekatkan dunia perfilman kepada masyarakat serta memperkenalkan festival film kepada khalayak yang lebih luas. "Saya selalu menganggap festival film adalah momen yang spesial, karena dapat memberikan banyak pembelajaran dari karya-karya film yang ditampilkan," ujar Kristo dalam konferensi pers mengenai acara ini yang berlangsung di FX Sudirman, Jakarta Pusat, pada hari Rabu. Lebih lanjut, Kristo menceritakan pengalamannya dalam dunia perfilman. Ia menyelesaikan pendidikan di jurusan film dan sebelum terjun sebagai aktor, Kristo bekerja menyeleksi film-film lokal yang dinilai layak ditayangkan di festival-film internasional, tepatnya selama satu tahun di sebuah perusahaan penyelenggara festival. "Dulu, saya pernah bekerja sebagai *programmer* di sebuah festival film, bertugas untuk menyaring film panjang dan pendek untuk festival di Denmark," ungkap pria berusia 27 tahun ini. Direktur Jakarta Film Week, Rina Damayanti, menjelaskan bahwa keputusan untuk memilih Kristo sebagai duta festival didasari oleh kemampuannya untuk menarik minat generasi muda terhadap karya sineas dalam negeri. "Kami berharap sosok muda seperti Kristo dapat menarik lebih banyak perhatian masyarakat untuk mencintai film. Kehadirannya di Jakarta Film Week diharapkan dapat membangun kesadaran akan betapa pentingnya festival ini dalam menciptakan koneksi serta menjadi sumber inspirasi bagi para kreator," tuturnya. Kristo pun menambahkan harapannya agar keikutsertaannya ini bisa menginspirasi banyak teman-teman yang mungkin belum mengenal dunia film. "Semoga mereka terdorong untuk datang dan berpartisipasi dalam industri film," ucapnya. Jakarta Film Week merupakan festival film tahunan yang diadakan dengan dukungan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan film serta pariwisata Indonesia ke tingkat yang lebih luas. ANTARA