JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, secara resmi mengadakan diskusi dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov, untuk mengeksplorasi peluang kerja sama dalam sektor olahraga antara kedua negara. Dalam pertemuan tersebut, Dubes Tolchenov menyampaikan harapannya agar terdapat kolaborasi yang lebih mendalam dengan Indonesia di berbagai program olahraga. “Kami memiliki berbagai inisiatif dalam dunia keolahragaan dan berharap dapat menjalin kerja sama yang bermanfaat dengan Indonesia,” ungkap Tolchenov menurut keterangan dari pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sergey Tolchenov juga memaparkan informasi terkait kondisi olahraga di Rusia saat ini. Ia menjelaskan bagaimana Pemerintah Federasi Rusia, melalui kementerian yang berwenang, bergerak aktif dalam membangun dan memajukan sektor olahraga di negara tersebut. Lebih lanjut, Dubes Tolchenov menyoroti rencana khusus untuk merayakan hubungan diplomatik antara Rusia dan Indonesia yang akan memasuki tahun ke-70 pada tahun 2025. Rencana tersebut mencakup penyelenggaraan pertandingan olahraga persahabatan, sebagai simbol dari kemitraan yang lebih erat antara kedua negara. Menanggapi tawaran kerja sama tersebut, Menpora Dito Ariotedjo menyatakan bahwa Inggris memiliki hubungan yang baik dengan Rusia yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, pengajuan kerja sama di beberapa cabang olahraga menjadi hal yang sangat layak untuk ditindaklanjuti. “Lebih lagi, program-program yang diajukan sudah begitu spesifik,” tambahnya. Di antara cabang olahraga yang dianggap strategis untuk dipromosikan lebih luas di Rusia ialah pencak silat. Hal ini didasarkan pada upaya Indonesia, yang dilakukan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto, untuk memasukkan olahraga bela diri tradisional Indonesia tersebut ke dalam agenda Olimpiade. Menpora juga memberikan sambutan positif terhadap keinginan Rusia untuk menggelar pertandingan persahabatan yang tidak hanya berfokus pada sepak bola, tetapi juga melibatkan olahraga lain yang memiliki potensi, seperti voli—yang sangat diminati masyarakat Indonesia. “Banyak peluang kerja sama yang dapat dijajaki dengan Rusia. Saat ini, fokus kita adalah pada program-program olahraga yang telah diajukan,” tegas Dito Ariotedjo. Dalam kesempatan yang sama, Menpora didampingi oleh Staf Khusus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga, Hasintya Saraswati, serta Staf Khusus di bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional, Chaerany Putri, yang turut serta dalam pertemuan tersebut. ANTARA