BORNEONEWS, Kasongan - Setelah dilakukan pendataan secara mendalam diketahui kerugian material karena kebakaran Pasar Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, sedikitnya sebesar Rp5 miliar.
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Katingan Ignatius Mantir Ledie Nussa kepada wartawan, Selasa (9/8).
"Berdasarkan data yang kita himpun ada 33 petak pasar yang terbakar dan satu unit bangunan dinas perhubungan kabupaten katingan, jika ditotal kerugiannya sebesar Rp5 miliar," ungkap Mantir.
Saat ini, pada kawasan tempat terjadinya kebakaran sudah didirikan sejumlah posko baik dari instansi pemerintah terkait maupun dari pihak lain yang turut berpartisipasi.
"Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga telah mendirikan dapur umum untuk memberikan pelayanan kepada korban kebakaran dan bagi para relawan yang membantu mengevaluasi reruntuhan bangunan," imbuhnya.
Selain itu, kata Mantir, pihak DPC PDI Perjuangan juga turut mendirikan posko bantuan sembako yang bertujuan untuk memberikan berbagai jenis bantuan kepada korban musibah kebakaran, seperti gula, beras, mie instan dan barang lainnya yang diberikan secara gratis.
Sementara itu, terkait kejadian kebakaran yang membuat puluhn pedagang kehilangan bangunan tokonya itu, aparat kepolisian resor (Polres) Katingan masih mendalami penyelidikan mengenai darimana asal dan pemicu timbulnya api.
"Kita sedang rapatmas," ujar Kasat Reskrim Polres Katingan AKP Farris Nor Sanjaya saat dikonfirmasi PPost perihal penyebab kebakaran, via seluler, Selasa (9/8/2016). (HAIRUL SALEH/m)








