**Borneonews - Ambon**, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Maluku mengkonfirmasi bahwa akan terjadi peningkatan layanan setelah dilakukan penyesuaian tarif oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Hal ini disampaikan oleh Kepala BPTD Maluku, Hasan Bisri, dalam sebuah pernyataan di Ambon.
Hasan menjelaskan bahwa sebagai bagian dari upaya mengawasi dampak penyesuaian tarif, pihaknya telah melaksanakan beberapa kegiatan pemantauan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengumpulkan data terkait pelayanan penyeberangan setelah tarif mengalami kenaikan.
Lebih lanjut, Hasan menyatakan bahwa penyesuaian tarif ini menjadi langkah yang tak terhindarkan. Kenaikan tarif ini merupakan respons atas peningkatan biaya operasional yang dihadapi oleh operator transportasi. Di samping itu, penyesuaian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
"Kenaikan tarif ini disesuaikan dengan kondisi ekonomi yang berkembang serta biaya yang dikeluarkan oleh operator transportasi. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap penyesuaian tarif diiringi dengan peningkatan layanan yang dapat dirasakan oleh masyarakat," ujar Hasan.
Peningkatan layanan yang dimaksud meliputi beberapa aspek. Pertama, BPTD akan memastikan armada transportasi dalam kondisi yang baik dan layak untuk dioperasikan. Ini mencakup pemeriksaan rutin dan peremajaan armada guna menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan.
Selain itu, BPTD juga mendorong para operator untuk meningkatkan fasilitas dalam kendaraan, termasuk kenyamanan kursi serta aspek kebersihan yang harus diperhatikan.
Selanjutnya, BPTD akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap layanan yang diberikan oleh para operator transportasi. Hasan menambahkan, pihaknya akan mengumpulkan umpan balik dari masyarakat untuk menilai apakah perbaikan yang dilakukan telah sesuai dengan harapan mereka. Apabila terdapat keluhan, BPTD berjanji akan segera mengambil tindakan yang diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga mengajak masyarakat untuk memberikan masukan yang konstruktif terkait layanan transportasi yang ada. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam usaha untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan.
"Kami sangat ingin mendengar langsung dari pengguna jasa agar layanan transportasi semakin baik," terangnya.
Dengan langkah-langkah yang sedang diambil, BPTD Maluku optimis bahwa pelayanan transportasi akan menjadi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat setempat. Penyesuaian tarif ini diharapkan tidak hanya mendukung para operator tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengguna jasa transportasi di Maluku. Hasan mengungkapkan bahwa aktivitas pelayanan kapal penyeberangan setelah penyesuaian tarif berjalan normal dan hingga saat ini tidak ada keluhan yang diterima dari masyarakat.
Sebelumnya, Dishub Maluku telah mengumumkan bahwa tarif tiket terpadu penyeberangan kapal di Pelabuhan Galala Ambon menuju Namlea Buru dan Hunimua Liang menuju Waipirit Seram Bagian Barat (SBB) mengalami kenaikan sebesar 11 persen.
ANTARA
Peningkatan Layanan Transportasi Maluku Usai Penyesuaian Tarif
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kadis Perpustakaan Dorong Lahirnya Penulis Muda dan Pemikir Kritis di Palangka Raya
SMAN 1 Hanau Terima Tambahan Tiga TV Interaktif
Mobil Oksigen Gratis Palangka Raya Layani 289 Pemanfaatan hingga 24 Oktober
Faktor Kelembapan Tinggi Picu Hujan di Palangka Raya Senin Dini Hari
Hotspot Kalteng Turun Selama 4 Hari Terakhir, Tapi Karhutla Harian Bertahan di Kisaran 58 Kejadian
PSI Barito Timur Turun ke Jalan, Bantu Warga Hadapi Kabut Asap Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







