SEMARANG –
**Borneonews - Batang**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang di Jawa Tengah tengah berupaya meningkatkan kesadaran politik di kalangan seniman menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2024. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif dari para seniman dalam proses demokrasi. Khikmatun, selaku Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia di KPU Batang, menyatakan bahwa upaya ini bertujuan untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas masyarakat termasuk seniman yang tergabung dalam Dewan Kesenian Daerah (DKD). Dengan demikian, mereka dapat menyampaikan pesan-pesan penting terkait pelaksanaan Pilkada yang damai. "Target utama kami adalah menarik minat masyarakat agar terlibat dalam suksesnya Pilkada 2024. Ini bukan hanya soal meningkatkan jumlah pemilih, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan para seniman," ujar Khikmatun dalam sebuah pernyataan. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa politik dan seni memiliki hubungan yang erat. Komunitas seni dapat berfungsi sebagai saluran penyampaian pesan-pesan terkait Pilkada yang damai dan konstruktif. "Kami percaya bahwa setelah kegiatan ini, pesan kesadaran berpolitik akan disampaikan kembali dalam komunitas mereka," tambahnya. KPU Batang tidak hanya menargetkan seniman, tetapi juga merencanakan kegiatan serupa untuk kelompok lain, termasuk komunitas perempuan yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Batang, kelompok tani yang berada dalam Kontak Tani Nelayan Andalan Batang, serta penyandang disabilitas yang terwakili oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Ahmad Suroso, Ketua Dewan Kesenian Daerah Kabupaten Batang, menegaskan bahwa para seniman di komunitasnya menjaga independensi dalam berkarya. Kegiatan diskusi yang diprakarsai oleh KPU ini bertujuan murni untuk mengajak para seniman berpartisipasi dalam sosialisasi Pelaksanaan Pilkada Damai. "Peran Dewan Kesenian Daerah ini adalah untuk meningkatkan kualitas kesenian, baik itu tradisional, musik, sastra, hingga seni mural, yang akan ditampilkan di tengah kegiatan diskusi yang kami adakan," jelasnya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan stimulasi positif bagi masyarakat, khususnya dalam hal edukasi politik menjelang Pilkada mendatang. ANTARA