JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kini resmi menerima izin untuk membuka Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi. Dengan lisensi ini, UIN Jakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pertama yang berhasil membuka program doktor spesialis. Dekan Fakultas Kedokteran, Achmad Zaki, menjelaskan bahwa PPDS ini merupakan yang pertama di lingkungan PTKIN. Ia menegaskan pentingnya kerja sama dengan RSUP Fatmawati dan RSPG Cisarua sebagai rumah sakit pendidikan dalam melaksanakan program ini. Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) yang menyetujui pembukaan program studi ini tertera dalam Nomor 474/E/0/2024. Keputusan tersebut mempertimbangkan berbagai pertimbangan, termasuk surat permohonan dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang tertanggal 14 September 2023 dan hasil verifikasi terhadap persyaratan akreditasi yang ditetapkan. Diharapkan, pembukaan program spesialis ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia, terutama di bidang pulmonologi dan kedokteran respirasi. Achmad Zaki menegaskan harapannya bahwa PPDS di Fakultas Kedokteran UIN Jakarta mampu menghasilkan tenaga medis yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga berpegang pada nilai-nilai integritas dan spiritualitas. Izin pembukaan program ini menuntut UIN Jakarta untuk senantiasa meningkatkan mutu pendidikan serta fasilitas yang ada. Achmad Zaki berharap dukungan dari seluruh sivitas akademika, pimpinan UIN Jakarta, serta Kementerian Agama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh Fakultas Kedokteran. Menurutnya, pembukaan PPDS ini merupakan langkah penting bagi UIN Jakarta dalam berkontribusi di dunia kesehatan, khususnya pada spesialisasi yang sangat dibutuhkan saat ini. UIN Jakarta berkomitmen untuk mendukung pengembangan akademik di semua fakultas, termasuk Fakultas Kedokteran, untuk menjamin mutu akademik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas serta kompetitif. Dalam kesempatan ini, Prof. Asep juga berharap agar program baru ini dapat merangsang fakultas lain di UIN Jakarta dan PTKIN untuk melakukan inovasi dan pengembangan demi kemajuan pendidikan dan kontribusi bagi bangsa. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Jakarta, Prof Khamami Zada, juga menyatakan apresiasi terhadap Fakultas Kedokteran. Ia menilai keberhasilan membuka PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi sebagai pencapaian luar biasa yang strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang kesehatan. LPM berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam memastikan bahwa standar mutu dijaga dengan baik, agar lulusan dokter spesialis yang dihasilkan memiliki keunggulan dan kompetensi yang tinggi. Fakultas Kedokteran UIN Jakarta berdiri berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional RI dan Dirjen Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI, yang dikeluarkan pada tahun 2005. Sebelum hadirnya program spesialis ini, fakultas telah menawarkan pendidikan untuk Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. ANTARA