JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta** KPU Jakarta Barat saat ini sedang mempersiapkan rencana cadangan untuk mengatasi masalah tempat pemungutan suara (TPS) yang berpotensi terkena dampak banjir pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta mendatang. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap beberapa lokasi yang sebelumnya pernah mengalami bencana banjir. Ketua KPU Jakarta Barat, Endang Istianti, menegaskan bahwa lokasi-lokasi yang sebelumnya terendam air tidak akan dipilih lagi sebagai TPS. Ia juga menjelaskan pentingnya penyusunan rencana alternatif, seperti *plan* A, B, dan C. Hal ini bertujuan agar jika ada kondisi darurat yang menyebabkan kebanjiran, mereka sudah memiliki lokasi pengganti yang siap digunakan. Rencana cadangan tersebut mencakup penghapusan TPS yang dianggap rawan banjir dari daftar pemungutan suara untuk Pemilu 2024. Endang menjelaskan bahwa dari total 7.169 TPS yang diadakan di Jakarta Barat, hanya 3.452 di antaranya yang akan digunakan untuk Pilkada 2024. Dilaporkan bahwa ada 74 TPS yang telah teridentifikasi sebagai lokasi rawan banjir, dan untuk pilkada kali ini, ke-74 TPS tersebut tidak akan dipakai. "Intinya, 74 TPS yang rawan banjir sudah tidak akan digunakan lagi," ujar Endang. Ia juga menambahkan bahwa sebagian besar dari lokasi-lokasi tersebut berada di Kecamatan Cengkareng, yang merupakan kawasan yang paling banyak terpengaruh oleh banjir. Selain itu, KPU Jakarta Barat juga telah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk menangani situasi TPS yang rawan banjir, dengan tujuan memastikan akses bagi warga menuju TPS resmi. Endang menekankan pentingnya pelatihan terkait bencana mengingat pada Pemilu sebelumnya, petugas BPBD pernah membantu pemilih dengan menggunakan perahu karet untuk mencapai TPS. Menurutnya, pengalaman tersebut sangat membantu, dan KPU pun merencanakan untuk melakukan pelatihan serupa menjelang Pilkada 2024. Meskipun tanggal pelatihan belum ditentukan, rencana tersebut akan melibatkan BPBD DKI Jakarta, Polres Jakarta Barat, serta TNI. Kegiatan pelatihan ini dijadwalkan akan berlangsung di Danau Citra 8, Pegadungan, Kalideres. "Kami akan segera mengadakan pelatihan bersama TNI dan Polres, mengingat hal ini sangat penting dalam situasi bencana," tambah Endang. Upaya ini diharapkan dapat memastikan kesiapan semua pihak dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul selama Pilkada. ANTARA