**Borneonews - Jakarta**, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menyelenggarakan BPKH Hajj Run 2024 yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya persiapan fisik bagi calon jamaah haji. Kegiatan ini akan berlangsung di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 3 November mendatang.
Acara Hajj Run 2024 diadakan dengan mengangkat filosofi bahwa ibadah haji memerlukan kesiapan fisik yang prima dan sehat. Konsep ini sejalan dengan prinsip *istitho'ah*, yang menjelaskan bahwa kesiapan fisik merupakan salah satu syarat untuk melaksanakan ibadah haji.
Dalam konferensi pers mengenai Hajj Run 2024 yang berlangsung di Muamalat Tower, Jakarta, Harry Alexander selaku Anggota Badan Pelaksana BPKH memaparkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar ajang olahraga, namun juga berfungsi sebagai wahana edukasi untuk masyarakat. Ia menekankan pentingnya memiliki tubuh yang sehat dan pengelolaan keuangan yang bijaksana dalam persiapan ibadah haji. "Kami ingin mengajak generasi muda untuk memulai perencanaan haji sejak dini," ungkap Harry.
Tahun sebelumnya, Hajj Run 2023 berhasil menarik lebih dari 2.000 peserta dari beragam usia, yang menunjukkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan lari yang bertujuan mempromosikan gaya hidup sehat serta meningkatkan kesadaran mengenai persiapan fisik dalam menjalankan ibadah haji.
Kampanye yang diusung dengan tagar *#AyoHajiMuda* terbukti berhasil, sehingga pendaftaran haji untuk kalangan muda meningkat hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menyusul kesuksesan tersebut, Harry menambahkan, "Kami bangga dengan hasil Hajj Run 2023, dan berharap Hajj Run 2024 dapat memberikan dampak yang lebih luas. Ini adalah momentum penting untuk memperluas jangkauan kami dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesiapan fisik dan finansial sebelum menunaikan ibadah haji."
BPKH Hajj Run juga berfungsi sebagai sarana edukasi yang akan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan keuangan haji. BPKH optimis bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menyadari pentingnya mendisiplinkan perencanaan keuangan untuk berhaji sejak usia muda.
Program ini mendukung literasi keuangan haji dengan mendorong pendaftaran yang lebih awal, yang memungkinkan calon jamaah untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik, baik dari aspek finansial maupun fisik. Pada tahun ini, BPKH menargetkan adanya peningkatan jumlah pendaftar haji yang berasal dari kalangan muda, terutama mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Selain itu, inisiatif ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, seperti Kementerian BUMN, organisasi Islam, serta media.
ANTARA
Pentingnya Persiapan Fisik Haji, BPKH Gelar Hajj Run 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Komentar (0)
Memuat komentar…







