JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu telah memperkirakan total kerugian akibat terbakarnya dua kapal di Pelabuhan Muara Baru, yang terjadi pada Rabu siang, mencapai Rp2 miliar. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengungkapkan rincian kerugian kapal, di mana kapal bernama Agung Cendana I diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp500 juta, sedangkan KM Twindo 288 ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Berdasarkan informasi dari saksi di lokasi kejadian, kebakaran disebabkan oleh fenomena *listrik* yang terjadi saat anak buah kapal (ABK) menyalakan mesin KM Twindo 288. Saat itu, pengisian bahan bakar minyak (BBM) dari kapal tongkang Agung Cendana I ke KM Twindo 288 sudah selesai. Ketika mesin dihidupkan, percikan api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar, sehingga merambat ke kapal tongkang tersebut. Melihat kobaran api yang semakin membesar, nelayan yang berada di sekitar lokasi melakukan upaya untuk menarik kapal tongkang agar api tidak menjalar ke kapal lain. Kejadian ini berlangsung pada pukul 12.33 WIB, dan setelahnya, pihak pemadam kebakaran langsung berusaha memadamkan api. Hingga malam, proses pendinginan masih terus berlanjut. Saat ini, pihak Gulkarmat telah melakukan pendataan dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Kami telah melibatkan total 22 unit mobil pemadam dan 140 personel dalam penanganan kebakaran ini," tambah Gatot. Cipto, seorang pedagang yang berada di dekat lokasi kejadian, mengaku melihat proses pengisian BBM yang mendadak disertai ledakan. Ia mencatat bahwa posisi awal kapal yang melakukan pengisian bahan bakar berada di pinggir, sementara kapal tongkang berada di tengah. Menurut keterangannya, ia mendengar tiga kali ledakan; satu dari kapal di pinggir dan dua dari kapal di tengah. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Khrisnha Narayana, menyatakan bahwa penyelidikan terkait kebakaran kedua kapal tersebut masih berlangsung. Ia menambahkan bahwa saat ini api telah berhasil dipadamkan, dan proses pendinginan oleh tim pemadam kebakaran tetap berlanjut. Sementara itu, pihaknya juga sedang meminta keterangan dari para saksi termasuk awak kapal untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. ANTARA