**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto mengucapkan selamat tinggal kepada Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam sebuah rapat kerja yang berlangsung di Jakarta pada hari Rabu. Pertemuan ini menjadi yang terakhir antara Komisi I dan Kementerian Pertahanan sebelum terjadinya perubahan pemerintahan yang akan datang. Dalam pertemuan tersebut, telah disetujui lima rancangan undang-undang tentang kerjasama pertahanan. Prabowo, mewakili seluruh Kementerian Pertahanan, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh anggota DPR selama ini. Ia juga mengungkapkan permohonan maaf kepada Komisi I atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama masa jabatannya sebagai Menteri Pertahanan yang berlangsung selama lima tahun. Prabowo menekankan bahwa semua langkah dan kepemimpinannya selalu berfokus pada pengabdian terhadap bangsa, serta menjaga keselamatan dan kedaulatan negara. "Saya memohon maaf jika selama lima tahun menjabat sebagai Menteri Pertahanan telah ada kekecewaan, tetapi saya ingin Anda semua mengenali niat baik saya yang selalu mengutamakan kepentingan dan kedaulatan Indonesia," ujarnya. Prabowo, yang dijadwalkan akan dilantik sebagai presiden Indonesia yang berikutnya pada bulan Oktober, juga menyampaikan harapannya untuk terus berkolaborasi dengan Komisi I dalam menjaga kedaulatan negara. Ia berharap kerjasama ini dapat berlanjut demi kepentingan bangsa, terutama di tengah tantangan yang ada, guna memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat. "Diharapkan kita dapat terus bekerja sama untuk negara kita, menghadapi tantangan yang ada demi menjaga keamanan dan perlindungan bagi rakyat. Tugas yang lebih besar menanti kita semua," tegasnya. "Semoga Indonesia selalu menjadi negara yang besar dan sejahtera," tambahnya. ANTARA