KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru-baru ini mengadakan sosialisasi serta diskusi kelompok terfokus atau *Focus Group Discussion* (FGD) untuk penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKT). Kegiatan ini berlangsung di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dan bertujuan untuk melindungi perkembangan sektor pariwisata dari berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi. Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB, Ahmad Rizki, mengungkapkan bahwa sektor pariwisata di Manggarai Barat memiliki banyak potensi. Menurutnya, potensi ini dapat menjadi pendorong utama bagi peningkatan ekonomi lokal. Oleh karena itu, penting untuk melakukan langkah-langkah mitigasi bencana sejak dini. Lebih lanjut, Rizki menekankan bahwa bencana tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga memiliki implikasi besar bagi sektor ekonomi. Mengingat daerah Manggarai Barat juga memiliki risiko bencana, ia menyarankan agar perhatian lebih difokuskan pada kemungkinan terjadinya tsunami di Labuan Bajo. "Risiko bencana di seluruh wilayah memang ada, termasuk di Manggarai Barat. Namun, untuk Labuan Bajo, kita seharusnya lebih waspada terhadap potensi tsunami, karena ancaman tersebut nyata," jelasnya. Melalui FGD yang bertemakan pemetaan risiko bencana tsunami, BNPB berharap dapat melakukan pemetaan serta mendeteksi kemungkinan kerugian yang dapat timbul. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana tingkat ketahanan bencana yang dimiliki oleh pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat. "Diskusi ini sangat penting untuk mengetahui kapasitas ketahanan bencana yang telah dibangun oleh pemerintah daerah," ujarnya. Di sisi lain, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Barat, Isfridus Tobong, menyatakan apresiasi atas diselenggarakannya FGD tersebut. Ia mewakili pemerintah daerah setempat mengucapkan terima kasih kepada BNPB yang menunjukkan perhatian besar terhadap Labuan Bajo. "Atas nama pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB, yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada kami," imbuhnya. ANTARA