KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah giat melaksanakan sosialisasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) kepada mahasiswa dan siswa SMA yang berfungsi sebagai pemilih pemula. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi yang cerdas dari kalangan muda dalam Pilkada yang akan dihelat pada tahun 2024. Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU Manggarai Barat, Azis, menjelaskan pentingnya mengarahkan pemilih pemula agar tidak terpengaruh oleh berbagai kepentingan politik. "Mereka ini belum terkontaminasi kepentingan politik, sehingga pengarahan untuk menjadi pemilih yang cerdas adalah suatu hal yang sangat penting," ujar Azis di Labuan Bajo, pada hari Rabu. Azis menambahkan bahwa sosialisasi telah dilakukan di Politeknik ElBajo Commodus Labuan Bajo serta di empat sekolah SMA yang berada di kecamatan Lembor, Lembor Selatan, Welak, dan Boleng. Dalam kegiatan ini, materi yang diajarkan mencakup peran pemilih pemula, pentingnya partisipasi mereka, dan cara menjadi pemilih yang cerdas. Data menunjukkan bahwa pemilih pemula dalam Pilkada 2024 akan berjumlah sekitar dua persen dari daftar pemilih tetap (DPT), yaitu 4.493 orang, yang tersebar di 12 kecamatan dalam Kabupaten Manggarai Barat. Azis menekankan bahwa partisipasi kaum muda sangatlah esensial untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan kesejahteraan masyarakat. "Sebagai generasi penerus bangsa, pemilih pemula merupakan elemen yang krusial. Keberadaan mereka sangat strategis dalam Pilkada, karena generasi muda dapat menjadi alat rotasi kekuasaan serta pengambil keputusan yang demokratis dalam pemilihan pemimpin," tuturnya. Sosialisasi untuk pemilih pemula yang berada di kecamatan lain juga akan dilaksanakan setelah pleno terbuka yang menetapkan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai Barat, disertai dengan deklarasi kampanye damai di Labuan Bajo. Azis menyatakan bahwa KPU akan mendelegasikan tugas sosialisasi ini kepada petugas dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk mencapai hasil yang lebih efektif. Sebelumnya, KPU Manggarai Barat telah menetapkan jumlah DPT untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, yang totalnya mencapai 199.749 pemilih. Dari jumlah tersebut, terdapat 99.214 pemilih laki-laki dan 100.535 pemilih perempuan, yang terdaftar di 587 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di 169 desa/kelurahan di 12 kecamatan se-Kabupaten Manggarai Barat. ANTARA