BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga Kelurahan Tumbang Lahung, Kecamatan Permata Intan, mendadak geger pasca ditemukannya jasad Bawi, wanita berusia sekitar 70, yang merupakan warga sekitar yang tewas mengapung, Selasa (/8/2016) sekitar pukul 08.00. Mayat tersangkut di salah satu lanting atau rumah terapung milik warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, mayat Bawi yang juga sering dipanggil Mama Tekel warga RT 10 Kelurahan Tumbang Lahung tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anggota Polsek Permata Intan Brigpol Aven S.

Saat itu kondisi mayat tengah tersangkut di lanting kediaman warga bernama Neman yang tidak jauh ternyata dari tempat tinggal korban. Setelah penemuan mayat, Brigpol Aven langsung menginformasikan kepada Kapolsek dan Lurah Tumbang Lahung serta Koramil setempat untuk segera dilakukan evakuasi.

Sontak saja, kabar begitu cepat menyebar sehingga warga Kelurahan Tumbang Lahung saat itu cukup terkejut dan langsung berdatangan ke lokasi temuan mayak korban.

Sementara itu Kapolres Mura AKBP. Andi R.  Rumahorbo melalui Kasat Reskrim AKP. Benito ketika dikonfirmasi via ponsel membenarkan kejadian temuan mayat mengapung di Kelurahan Tumbang Lahung pada Selasa pagi.

Dan saat ini mayat korban telah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan, dan terkait kejadian tersebut dugaan sementara Bawi meninggal karena tenggelam. Namun untuk lebih pastinya pihaknya tengah melakukan pendalaman dan sedang mengumpulkan informasi termasuk dari para saksi yang terakhir melihat korban. (TRISNO/m)