**Borneonews - Jakarta**, Pelatih tim nasional Indonesia U-20, Indra Sjafri, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin melanjutkan polemik mengenai ketidakhadiran Welber Jardim dalam skuadnya untuk kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Welber, yang saat ini berada di bawah kontrak klub Brasil, Sao Paulo, sebenarnya telah diizinkan untuk bergabung dengan timnas.
Namun, meski telah disiapkan tiket pesawat dari Brasil menuju Indonesia, Welber tidak hadir hingga batas akhir pendaftaran pemain. Indra menyatakan pada sesi konferensi pers setelah pertandingan pertama kualifikasi melawan Maladewa U-20 yang berakhir dengan skor 4-0 itu, bahwa fokusnya saat ini adalah kepada 23 pemain yang ada di tim. "Saya tidak mau lagi berpolemik dengan itu (Welber), saya ingin fokus pada pemain yang tersedia," ungkapnya.
Indra juga menegaskan bahwa klub Welber sudah memberikan izin untuk bergabung dengan tim nasional, sehingga ia merasa tidak perlu mempublikasikan bukti komunikasi tersebut. "Tiket telah kami kirimkan kepada Jens dan Welber, tetapi kami tidak mendapatkan kejelasan mengenai ketidakhadiran pemain tersebut setelah tiket disampaikan," jelasnya.
Pelatih berusia 61 tahun itu menambahkan, pembahasan yang terus-menerus mengenai ketidakhadiran Welber seakan meremehkan kontribusi pemain lain yang ada di dalam tim. Dalam laga tersebut, posisi yang biasanya ditempati oleh Welber diisi oleh Aditya Warman, yang berhasil mencetak satu gol untuk tim.
"Jika keadaan ini terus diangkat, seolah-olah pemain yang ada tidak bisa berkontribusi. Padahal, mereka adalah anak-anak terbaik kita. Saya bertanggung jawab penuh atas pilihan saya," tegas Indra.
Sementara itu, Manajer timnas Indonesia U-20, Ahmaz Zaki Iskandar, menambahkan bahwa ketidakhadiran Welber disebabkan oleh keputusan ibunya yang memilih agar anaknya tetap berada di Brasil. "Informasi terakhir menyatakan bahwa ibunya yang memberi tahu bahwa Welber tidak berangkat, mungkin ada alasan tertentu dari pihak keluarga," jelasnya.
Zaki juga menyatakan bahwa masalah jarak dan penyesuaian waktu seharusnya bukan menjadi hambatan, mengingat pemain lain seperti Jens Raven dapat hadir tepat waktu. Mengenai kemungkinan sanksi terhadap Welber yang tidak memenuhi panggilan, Zaki berpendapat bahwa hal itu sepenuhnya tergantung pada keputusan pemain yang lahir pada 25 April 2007 tersebut. "Ya, itu tergantung pada pihak Welber," tutupnya.
ANTARA
Ketidakhadiran Welber Jardim, Indra Sjafri Fokus pada Tim U-20
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







