JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Penyelenggara Kejuaraan Dunia MotoGP, yaitu Federasi Internasional Balap Motor (FIM), Asosiasi Tim Balap Motor Internasional (IRTA), dan Dorna Sports, telah mengumumkan secara resmi bahwa India akan diikutsertakan dalam kalender kejuaraan untuk musim 2026. Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh MotoGP, dijelaskan bahwa Grand Prix India tidak hanya akan menjadi bagian dari rangkaian kejuaraan dunia pada tahun 2026, tetapi juga akan berperan sebagai acara cadangan pada tahun 2025. Hal ini diutarakan karena kondisi operasional yang mengharuskan ajang balapan ini ditunda dari jadwal awal yang ditetapkan mendekati awal kalender tahun 2025. Sebagai alternatif, karena tidak adanya tanggal yang tersedia menjelang akhir musim tersebut, MotoGP akan kembali menyelenggarakan balapan di India pada awal tahun 2026. Kedua pihak, baik MotoGP maupun mitra lokalnya, InvestUP, berkomitmen untuk terus berupaya membawa kembali MotoGP ke Sirkuit Internasional Buddh dan meneguhkan India sebagai salah satu lokasi utama untuk ajang olahraga bertaraf internasional. MotoGP juga menyatakan, "Kolaborasi kami dengan InvestUP dalam upaya mendatangkan MotoGP kembali ke India terus membangun pondasi yang solid untuk masa depan. Kami sangat berharap untuk segera berlaga di hadapan para penggemar setia kami di India." Sirkuit Internasional Buddh sebelumnya telah dinyatakan siap menjadi tuan rumah Grand Prix India hingga musim 2027. Kepastian mengenai keberadaan GP India dalam kalender dari tahun 2025 hingga 2027 ini hadir seiring dengan adanya kontrak baru yang ditandatangani antara penyelenggara kejuaraan dunia balap motor dan Badan Pemerintah InvestUP Uttar Pradesh. Inisiatif ini menggambarkan kelanjutan dari debut India yang ambisius dalam kalender MotoGP yang sudah dimulai pada tahun 2023, menandakan komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas serta popularitas olahraga balap motor di negara tersebut. ANTARA