**Borneonews - Sleman**, Koperasi Jasa Pengelolaan Sampah Sleman Sembada atau yang lebih dikenal dengan Kopasmanda, kini berkomitmen untuk mengelola sampah, khususnya limbah rumah tangga, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengelolaan ini akan dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Ketua Kopasmanda, Arif Budiono, menyatakan bahwa organisasi ini dibentuk dengan semangat kolaborasi untuk mencapai tujuan pengelolaan sampah yang lebih efektif. Arif mengungkapkan bahwa permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan di masyarakat saat ini menjadi latar belakang terbentuknya Kopasmanda.
Menurut Arif, keberadaan koperasi ini berperan sebagai solusi terhadap masalah sampah yang dihadapi masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Sementara itu, berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, tingkat layanan pengelolaan sampah di Sleman mencapai 63,98 persen. Angka ini terdiri dari beberapa aspek, yaitu penanganan, pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir yang mencapai 55,73 persen. Sedangkan, sistem pengurangan sampah berkontribusi sebesar 8,25 persen.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Epiphana Kristiyanti, mengakui bahwa pihaknya masih menghadapi kendala dalam menangani masalah sampah di wilayah tersebut. Dia menambahkan bahwa meskipun telah didirikan beberapa tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST), seperti TPST Sendangsari yang terletak di Kapanewon Minggir dan TPST di Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, serta puluhan titik tempat pembuangan sampah 3R, hal tersebut masih belum cukup untuk mengatasi tuntutan yang ada.
Epiphana menyatakan bahwa meskipun dua TPST tersebut telah beroperasi, hasilnya belum optimal. Dia menuturkan pihaknya kewalahan menghadapi volume sampah yang terus bertambah, khususnya dari limbah rumah tangga. Hal ini menggambarkan perlunya strategi dan kolaborasi lebih lanjut antara pemerintah, masyarakat, dan koperasi dalam mencapai pengelolaan sampah yang efisien dan berkelanjutan di Sleman.
ANTARA
Kopasmanda Sleman Berkomitmen Kelola Sampah Secara Berkelanjutan
Bagikan:

YOGYAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
OJK Gencar Edukasi Keuangan di Kalangan Pemuda Cegah Rekening Dormant
Kemlu Pastikan Seluruh Jamaah Umrah Aman di Tengah Eskalasi Konflik
Komentar (0)
Memuat komentar…







