BORNEONEWS, Buntok - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Muara Teweh di GPU Jaro Pirarahan Buntok, Rabu (10/8)/2016.
Penandatanganan MoU itu dilakukan oleh Bupati Barito Selatan Farid Yusran dengan Kepala BPJS cCbang Muara Teweh dr Dyah Miryati AAAK, disertai Camat Dusun Selatan Kujang Rosayadi dan Camat Dusun Hilir Aprilius.
Dalam nota kesepahaman itu, terkait kerjasama kedua belah pihak, tentang optimalisasi penyelenggaraan jaminan sosial di daerah melaui mekanisme pelayanan administrasi terpadu kecamatan (Patan).
Ditengah ratusan peserta BPJS, Farid Yusran mengatakan, melalui program tersebut, pemerintah telah memberikan kemudahan untuk menjamin pelayanan kesehatan kepada warga negara Indonesia, khususnya masyarakat Barsel.
"Kesehatan itu merupakan investasi sumber daya manusia, karena dengan masyarakat yang sehat tersebut, maka produktivitas pun pasti akan meningkat," ujarnya.
Farid juga menjelaskan, Pemkab Barsel telah mendaftarkan masyarakat melalui dana APBD untuk menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 2.939 jiwa. Lanjut dia, sekitar 45.920 jiwa atau 35 persen dari total penduduk Barsel telah terakomodir menjadi peserta program JKN yang mencakup seluruh segmen.
Sementara itu kepala BPJS cabang Muara Teweh dr Dyah Miryati saat dikonfirmasi di sela kegiatannya mengatakan, melalui MoU ini, kepengurusan BPJS sudah di permudah, karena bisa melalui mekanisme pelayanan administrasi terpadu kecamatan khususnya di kantor Kecamatan Dusel dan Dusun Hilir.
"Kita semua berharap, dari apa yang menjadi program pemeritah ini, dapat terwujudkan, khususnya menjadikan masyarakat Barsel yang sehat dan sejahtera," ucapnya mengakhiri. (LAILY MANSYUR/m)








