JAYAPURA –
**Borneonews - Biak**, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengajak seluruh komunitas religius untuk menjaga persatuan dan suasana harmonis, terutama menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan dilaksanakan secara serentak pada 27 November 2024. Ketua FKUB, Pendeta Mikael Kapissa, menyampaikan bahwa Kabupaten Biak Numfor dikenal sebagai daerah yang aman dan damai. Dia menekankan pentingnya menjaga agar wilayah ini tetap dalam keadaan kondusif, terutama di masa-masa penting seperti pemilihan ini. Mikael juga mengingatkan umat beragama untuk tidak terpecah belah dan terkotak-kotak akibat perbedaan pilihan politik dalam pilkada. Dia meminta semua pihak untuk tetap menghargai satu sama lain meskipun memiliki pandangan yang berbeda. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang damai dan kondusif, menjelang dan selama proses pemilihan berlangsung. Lebih lanjut, Pendeta Mikael menegaskan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu atau berita palsu (*hoaks*) yang dapat merusak kerukunan antarumat beragama. Menghadapi Pilkada 2024, diharapkan semua komunitas dapat saling menghargai dan menghormati, guna memastikan proses pemilihan berlangsung dengan baik. Mikael juga menekankan pentingnya penggunaan hak suara dengan cara yang bertanggung jawab. Dia mendorong semua warga negara Indonesia untuk datang ke tempat pemungutan suara pada tanggal yang telah ditentukan. Dalam konteks ini, dia menghimbau warga untuk memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor pun berkomitmen untuk terus meningkatkan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang tahapan pemilihan yang damai. Saat ini, proses tahapan Pilkada di Biak Numfor berjalan dengan lancar dan dalam suasana yang kondusif, dengan catatan hingga Kamis pukul 12.05 WIT. ANTARA