JAKARTA –
**Borneonews - Surabaya**, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Agus Harimurti Yudhoyono, yang lebih dikenal sebagai AHY, mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk bersama-sama membangun perekonomian Indonesia. Dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah XV BPD Hipmi Jawa Timur 2024 yang berlangsung di Surabaya, AHY menekankan pentingnya kolaborasi dalam memberikan kepastian hukum terkait penguasaan tanah. Ia menegaskan komitmennya untuk menghadapi kejahatan dalam bidang pertanahan, khususnya yang dilakukan oleh kelompok mafia tanah. AHY menyatakan bahwa dukungan dari Hipmi sangat diperlukan dalam upaya penciptaan ekonomi yang lebih baik di masa mendatang. Hipmi Jawa Timur, dengan cakupan 38 kabupaten/kota, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tersebut, sekaligus membawa dampak positif bagi ekonomi nasional. AHY menyoroti peran dunia usaha yang sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Ia menyatakan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana yang kondusif, termasuk penataan regulasi dan birokrasi yang responsif. Namun, perubahan yang signifikan diharapkan berasal dari dunia usaha sendiri. Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa sinergi antara Hipmi dan Kementerian ATR/BPN akan membawa dampak positif dalam menciptakan kepastian hukum bagi hak atas tanah. Hal ini penting untuk mencegah berbagai kejahatan yang mungkin terjadi dalam sektor pertanahan. Dengan adanya kepastian ini, diharapkan pula iklim investasi akan semakin membaik, yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Dalam kesempatan lain, di acara CNN Indonesia Awards 2024, AHY menekankan bahwa pengelolaan tanah yang baik akan menjadi kunci dalam transformasi ekonomi di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa aspek pertanahan berpengaruh besar dalam banyak sektor, mengingat jika tanah dan tata ruang dikelola dengan baik, maka pertumbuhan ekonomi dan aliran investasi dipastikan akan meningkat. AHY juga menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk menegakkan hukum terkait penguasaan tanah dan memberantas mafia yang merugikan masyarakat. Ia menambahkan bahwa penegakan keadilan menjadi hal yang sangat penting untuk menghadirkan iklim investasi yang lebih baik, yang pada gilirannya menuju realisasi visi Indonesia Emas 2045. ANTARA