\BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Palangka Raya, Saipullah, mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan baru melalui video call dari nomor yang tidak dikenal. Modus ini dikenal sebagai Scam Video Call dan dapat berujung pada pemerasan.
"Masyarakat diimbau untuk waspada dan tidak mudah menerima video call dari nomor yang tidak dikenal," ujar Saipullah, Kamis, 26 September 2024.
Menurutnya modus ini cukup berbahaya karena pelaku dapat memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan tindakan tidak senonoh dan mengancam korban dengan screenshot yang diambil.
Berikut alur umum Scam Video Call:
1. Pelaku melakukan panggilan video call kepada korban.
2. Saat diterima, pelaku akan menunjukkan tindakan tidak senonoh.
3. Jika korban menampakkan wajahnya, pelaku akan mengambil tangkapan layar/screenshot.
4. Pelaku akan memanfaatkan hasil screenshot sebagai alat untuk mengancam korban dan melakukan pemerasan.
Untuk menghindari menjadi korban Scam Video Call, Saipullah memberikan beberapa tips:
--page
1. Pastikan hanya menerima video call dari nomor yang Anda kenal.
2. Segera non-aktifkan kamera jika tidak sengaja menerima panggilan video call.
3. Jika merasa terganggu, segera blokir nomor dan adukan ke Aduannomor.id.
Diskominfo SP Kota Palangka Raya akan terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap modus penipuan baru seperti Scam Video Call. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran informasi hoaks dan membantu pihak berwajib dalam mengungkap kasus penipuan.
"Penting untuk selalu waspada dan tidak mudah terpancing oleh tindakan pelaku, jika merasa terancam, segera laporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib." pungkasnya. (PATHUR/Y)









