JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pelatih Manchester United (MU), Erik ten Hag, menilai bahwa gol yang dicetak oleh FC Twente ke gawang timnya dalam pertandingan Liga Europa 2024-2025 tidak bisa diterima. Ia menyampaikan ketidakpuasannya atas insiden tersebut setelah pertandingan yang berlangsung pada Kamis dini hari WIB. Menurut Ten Hag, gol penyama kedudukan yang berhasil dicetak oleh FC Twente adalah hasil dari kesalahan kolektif tim, bukan semata-mata merupakan kesalahan individu pemain seperti Christian Eriksen. Meskipun Eriksen adalah pemain terakhir yang menguasai bola, ia kehilangan penguasaan yang dimanfaatkan oleh penyerang FC Twente, Sam Lammers, untuk mencetak gol. Sebelum gol tercipta, bek kanan Twente, Bart van Rooij, berhasil membawa bola hampir dari garis pertahanan hingga mendekati area penalti. Meskipun ada peluang bagi gelandang bertahan MU, Manuel Ugarte, untuk menghentikan pergerakan tersebut, bola justru jatuh ke kaki Eriksen dan tidak dapat dikendalikan dengan baik. “Gol itu adalah kesalahan tim karena pemain Twente mampu menguasai bola tanpa bisa dihentikan,” ungkap Ten Hag. Selain itu, Ten Hag juga menyoroti kegagalan timnya dalam mencetak gol tambahan setelah berhasil memimpin pada babak pertama. Ia mengungkapkan ketidakpuasan dengan kinerja pemainnya yang tidak mampu mempertahankan keunggulan. “Kami tidak konsisten dan malah mengendur, sehingga kebobolan,” katanya. Ia mengaku merasa sangat frustrasi dengan hasil akhir pertandingan. Dalam pertandingan tersebut, FC Twente berhasil menahan imbang tuan rumah, Manchester United, dengan skor 1-1 di Stadion Old Trafford. MU sempat unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh Christian Eriksen pada menit ke-35, sebelum akhirnya kebobolan pada menit ke-68 akibat kesalahan Eriksen yang berujung pada gol Lammers. Dengan hasil tersebut, Manchester United kini menempati posisi ke-11 klasemen sementara Liga Europa 2024-2025 dengan perolehan satu poin dari satu pertandingan, sedangkan FC Twente berada di peringkat ketujuh dengan jumlah poin yang sama. ANTARA