JAKARTA –
**Borneonews - Kabupaten Paser**, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengingatkan masyarakat yang menerima program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk meminta kepada Prabowo Subianto agar melanjutkan pemberian bantuan beras 10 kilogram per keluarga setelah masa kepemimpinannya. Pesan ini disampaikan oleh Jokowi saat penyerahan beras dan pengawasan terhadap gudang Bulog di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada hari Kamis. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menjelaskan bahwa masa jabatannya sebagai presiden akan berakhir pada 20 Oktober 2024. Tanggal itu bertepatan dengan pelantikan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Jokowi meminta agar masyarakat menyampaikan permohonan tersebut kepada Prabowo ketika bertemu nantinya. "Saat bertemu Pak Prabowo, sampaikanlah agar bantuan ini bisa dilanjutkan," tutur Presiden. Ia juga menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa ia akan pensiun sebagai presiden pada tanggal 20 Oktober yang akan datang. Dalam momen yang penuh makna itu, Presiden Jokowi juga meminta maaf kepada rakyat jika selama memimpin ada kesalahan, kekhilafan, atau kebijakan yang tidak memuaskan. "Saya adalah manusia yang tidak sempurna, oleh karena itu, mohon dimaafkan jika ada salah dan khilaf dalam kebijakan yang berkaitan dengan rakyat," ungkapnya penuh harap. Presiden juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan keluhan jika terdapat masalah terkait dengan beras yang disalurkan melalui program BPNT. Ia menegaskan bahwa penerima bantuan akan terus menerima beras tersebut setiap bulan mulai Januari 2024. "Nanti semua pembagian beras 10 kilo harus diterima setiap bulan, ya? Apakah semua penerima manfaat sudah menerima pada bulan Januari, Februari, Maret?" tanya Jokowi menegaskan. Dengan semangat, masyarakat menjawab, "Sudah, Pak. Bulan depan juga ya, Pak?" Menunjukkan antusiasme atas kelanjutan program tersebut. Sebelum mengakhiri kunjungannya, Presiden Jokowi memberikan dua unit sepeda kepada dua individu yang berhasil mengucapkan *Pancasila* dengan baik. Ini menjadi simbol penghargaan bagi mereka yang mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa. ANTARA