**Borneonews - Temanggung**, Sumur bor yang merupakan hasil kerjasama antara TNI Angkatan Darat dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) baru saja diresmikan pada hari Kamis. Proyek ini bertujuan untuk menyediakan pasokan air bersih bagi warga Desa Gandon, yang terletak di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kesehatan, peternakan, serta ketahanan pangan masyarakat setempat.
Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Asisten Teritorial Kepala Staf TNI Angkatan Darat, menjelaskan bahwa air yang dihasilkan oleh program *TNI AD Manunggal Air* tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan. "Kami berupaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Desa Gandon. Semoga dengan adanya sumber air ini, kesehatan masyarakat dapat terjaga," ungkapnya dalam acara peresmian tersebut.
Peresmian ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dan Hari Ulang Tahun ke-79 TNI Angkatan Darat. Mayjen Joko menambahkan bahwa hingga saat ini, program *TNI AD Manunggal Air* telah berhasil mengalirkan air pada 2.815 titik di seluruh Indonesia, dengan tiga metode utama, yaitu sumur bor, pompa hidran, dan pipanisasi.
Lebih lanjut, dia mengharapkan dukungan masyarakat dalam merawat dan menjaga akses terhadap air bersih ini. "Kami berharap warga dapat menjaga keberlangsungan sumur ini agar air dapat disalurkan ke rumah-rumah yang lebih jauh, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang," ujarnya.
Mayjen Joko juga menekankan bahwa sinergi antar seluruh komponen masyarakat di desa sangat penting dalam mencapai peningkatan kesejahteraan. Sementara itu, Sundoyo, Pelaksana Tugas Kepala BKKBN, menekankan betapa pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen di Desa Gandon untuk merawat sumur bor ini dengan baik.
"Air bersih merupakan elemen vital bagi kehidupan. Oleh karena itu, dengan sudah tersedianya air bersih melalui kerjasama ini, kami berharap agar semua pihak, termasuk kepala desa dan masyarakat, dapat memeliharanya dengan baik," tutur Sundoyo.
Sundoyo juga menekankan bahwa keberadaan air bersih ini tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumsi rumah tangga, tetapi juga sangat berpengaruh pada kegiatan pertanian. "Dengan tersedianya air bersih, diharapkan produksi pertanian, seperti padi dan jagung di Desa Gandon dapat meningkat. Saya harap kepala desa dan warga setempat dapat menjaga dan memanfaatkan sumur bor ini sebagai sumber air yang berefek positif bagi kehidupan mereka," tambahnya.
Hastanto Prihantoro, Kepala Desa Gandon, menyatakan betapa signifikan keberadaan sumur bor ini, terutama karena sumber air dari sumur dangkal di desa mereka sudah tercemar. "Sumur dangkal yang ada saat ini tidak layak untuk dikonsumsi. Kami sangat berterima kasih atas sumur bor ini dan berharap agar airnya dapat bermanfaat bagi semua. Kami telah berkomitmen untuk menyambungkan saluran air ke seluruh rumah warga pada tahun 2025 mendatang dengan menggunakan anggaran dana desa," ujarnya.
ANTARA
Sumur Bor TNI AD-BKKBN di Temanggung, Sumber Air Bersih untuk Warga
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 1 Hanau Terima Tambahan Tiga TV Interaktif
Mobil Oksigen Gratis Palangka Raya Layani 289 Pemanfaatan hingga 24 Oktober
Faktor Kelembapan Tinggi Picu Hujan di Palangka Raya Senin Dini Hari
Hotspot Kalteng Turun Selama 4 Hari Terakhir, Tapi Karhutla Harian Bertahan di Kisaran 58 Kejadian
PSI Barito Timur Turun ke Jalan, Bantu Warga Hadapi Kabut Asap Karhutla
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







