**Borneonews - Banjarmasin**, Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai Keluarga Berintegritas untuk pejabat eselon II di Pemprov Kalsel. Kegiatan ini bertujuan untuk memberantas praktik korupsi dari lingkup terkecil, yaitu di dalam keluarga.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, menyampaikan bahwa Bimtek ini memiliki pendekatan pencegahan terhadap tindakan korupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga. Ia menekankan bahwa perilaku korupsi sering kali dipengaruhi oleh budaya yang tumbuh di dalam keluarga.
Ketika suatu keluarga terbiasa dengan gaya hidup mewah, selalu menuntut materi berlebihan, dan memanfaatkan fasilitas negara, hal ini dapat meningkatkan risiko bagi anggota keluarga untuk terlibat dalam tindakan korupsi, ungkap Roy.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai perilaku antikorupsi serta pentingnya menciptakan keluarga yang berintegritas. "Bimtek ini merupakan kesempatan berharga untuk membangun lingkungan keluarga yang mengedepankan integritas dan semangat antikorupsi, ujarnya.
Keluarga, menurut Roy, merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan yang baik dan saling mendukung. Kegiatan ini juga menjadi langkah untuk mempererat keharmonisan, solidaritas, dan keterbukaan antara pasangan suami istri.
"Materi yang disampaikan selama Bimtek diharapkan dapat diinternalisasi dengan baik dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks pekerjaan maupun di lingkungan lain, tandasnya.
Roy mengingatkan seluruh pejabat di Pemprov Kalsel agar menjauh dari segala bentuk tindakan yang berpotensi korupsi, termasuk praktik suap, gratifikasi, serta *mark up* atau penggelembungan harga. Ia menggarisbawahi pentingnya integritas bagi pejabat yang bekerja di sektor-sektor yang berisiko tinggi terjadi korupsi, seperti pengadaan barang dan jasa, kesehatan, pendidikan, serta perpajakan, agar senantiasa menjaga sikap profesional dan menolak tawaran yang merugikan negara.
Akhmad Fydayeen, Inspektur Daerah Provinsi Kalsel, menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat mendorong terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih harmonis, di mana setiap anggota saling menghargai, mencintai, dan mengingatkan satu sama lain untuk menjaga perilaku antikorupsi.
Kami berharap kegiatan ini dapat mengingatkan betapa pentingnya peran keluarga dalam menerapkan nilai-nilai integritas, baik kepada pasangan suami istri maupun anak-anak mereka. Ini juga untuk meningkatkan kepedulian terhadap keterbukaan informasi di antara pasangan dan keberanian untuk bersikap kritis terhadap pendapatan yang tidak sah, ujarnya.
Dengan demikian, diharapkan para pasangan suami istri dapat menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai integritas yang dapat menular kepada keluarga lain, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih berintegritas dan bebas dari korupsi.
ANTARA
Pemprov Kalsel dan KPK Selenggarakan Bimtek Cegah Korupsi Keluarga
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Komentar (0)
Memuat komentar…







